Indolucky

Nilai Sebuah Keperjakaan 01

176hu

Part I: Kayla, Gadis Kecilku
Medan, February 1989

Terik sinar mentari jam 11 siang di kota Medan membuat saya terkantuk-kantuk di lantai 3 kelas 1 salah satu SMA yang cukup terkemuka di kota ini. Di depan, guru Kimia yang sudah ubanan sedang menjelaskan rumus-rumus yang rumit. Saya pura-pura memperhatikan dan mendengarkan ocehannya.

Duduk di baris terakhir, dengan leluasa saya bisa memperhatikan teman-teman saya di depan. Di meja di depan saya duduk mahluk yang sangat manis, teman main saya sejak kecil. Namanya Kayla, panggilannya Lala. Di meja tersebut dia duduk di sisi sebelah kiri dan saya sendiri duduk di sebelah kanan. Persis di depan saya duduk Jane, teman akrabnya Kayla. Kayla kelihatannya juga lagi terkantuk-kantuk, dia menyender ke tembok dengan tubuh menghadap ke samping. Memang guru Kimia yang satu ini sangat baik, kami bisa mengobrol atau duduk seenaknya tanpa diomelin.

Lala, mempunyai sifat yang sangat aktif. Saat itu dia duduk dengan mengangkat salah satu pahanya ke kursi. Rok abu-abunya yang cukup pendek untuk ukuran anak SMA tersingkap memperlihatkan pahanya yang langsing, putih dan mulus. Pemandangan ini tentu saja menghilangkan kantuk saya dan perhatian saya langsung tertuju ke paha tersebut.

Pikiran saya melayang ke lika-liku persahabatan saya dengan Lala…
Saya mengenalnya sejak kelas 3 SD dan dulunya kami les privat bersama. Hampir setiap hari saya nongkrong di rumahnya, mengobrol dan bermain bersama kakak-kakak perempuan dan adiknya. Saya sudah dianggap anggota sendiri oleh keluarganya.

Sebenarnya diam-diam saya menaruh hati pada Lala, saya sangat mengagumi hidungnya yang mancung dan mulutnya yang kecil mungil. Entah kenapa saya tidak pernah berani mengungkapkan cinta saya padanya. Padahal saya sendiri termasuk cowok yang tampan. Sebagai buktinya, banyak juga cewek satu sekolahan yang naksir saya, mulai dari Ling-ling, Vina, Ita, Sally, dsbnya (hihi..). Mungkin karena saya terlalu pemalu atau karena dia yang sangat pintar bergaul. Banyak diantara teman kakaknya yang naksir dia dan umumnya lebih dewasa dari saya. Lala sendiri pernah mengatakan bahwa dia lebih menyukai cowok yang matang, jadi ya cerita indah berpacaran bersama Lala harus saya buang jauh-jauh dari kepala saya.

Hari berganti hari, bulan berganti bulan, dan tahun berganti tahun sejak kami saling mengenal. Tanpa terasa kami sudah memasuki masa remaja. Tinggi badan saya sudah mencapai 170 cm dan saat itu berat badan saya hanya sekitar 57 cm, cukup kurus memang. Saya berubah menjadi seorang kutu buku dan sejak kelas 1 SMA juara umum tidak pernah lepas dari genggaman saya. Satu-satunya hobby saya selain belajar adalah olah raga Tae Kwon Do yang mana saya sudah mencapai ban merah (dua level menuju ban hitam).

Keinginan normal pria dewasa juga sudah berkembang di dalam diri saya. Beberapa teman saya sudah pernah merasakan kenikmatan bercinta dan sering membagi pengalaman mereka.

Lala sendiri berubah menjadi seorang gadis yang rupawan. Rambut panjang sebahu, tinggi 160 cm dan berat 45 kg. Bentuk tubuhnya sangat ideal dan proporsional, terbentuk dari les ballet yang ia tekuni. Sayangnya, Lala terbawa pergaulan teman-teman kakaknya yang sering keluar masuk diskotek. Sekolah merupakan hal yang sangat dibencinya. Banyak isu miring telah saya dengar mengenai Lala, tentang gaya hidupnya yang selalu pulang malam dan berganti cowok. Tetapi bagi saya dia tetap Lala yang lama, Lala yang manis, manja dan polos. Lala yang saya sayangi,itulah sebabnya saya selalu membantu dia mengerjakan tugas dan memberi contekan waktu ujian. Kapanpun dan karena alasan apapun dia membutuhkan saya, saya selalu siap untuknya.

Part II: Kayla yang dewasa

Saya memperhatikan jam tangan saya. Hmm… jam 11:30, masih satu jam sebelum bel pertanda bubaran berbunyi. Pikiran saya kemudian melayang ke peristiwa yang terjadi beberapa bulan lalu. Kejadian yang menyadarkan saya bahwa Lala sudah tumbuh menjadi wanita dewasa.

Minggu, jam 4 siang, saya masuk ke rumah Lala dengan menggunakan kunci saya (saya mempunyai kunci rumah mereka). Rumahnya Lala berbentuk Ruko dan terletak di jalan utama di kota Medan.Lantai dasar rumahnya yang biasa terisi dua mobil terlihat kosong, sepertinya tidak ada orangdi rumahnya. Kondisi rumahnya yang gelap mengharuskan saya melangkah dengan hati-hati. Saya melanjutkan langkah kaki saya ke lantai pertama yang juga gelap dan kosong. Di ruang tamu lantai pertama, saya memperhatikan sejenak akuarium yang berisi ikan arwana merah.

Hampir saja saya memutuskan untuk pulang ketika sayup-sayup telinga saya menangkap suara radio dari lantai dua. Di lantai ini terdapat dua kamar tidur, yaitu kamar tidur Lala dan kamar tidur kakaknya. Timbul keisengan saya untuk mengejutkan Lala ataupun kakaknya yang mungkin berada di lantai dua tersebut.

Dengan mengendap-endap saya menuju lantai dua. Tiba di atas, saya melihat tirai jendela kamar Lala sedikit tersingkap dan saya mengintip dari celah-celah tersebut. Alangkah kagetnya saya ketika menyadari apa yang sedang terjadi. Jantung saya berdegup kencang.

Di dalam kamar, Lala sedang berbaring di kasurnya dengan kaos dan bra putih tersingkap. Tangan kirinya sedang meremas-remas buah dada kanannya dan tangan kiri terlihat menyusup ke celana pendeknya. Matanya tertutup dan terlihat gerakan tangannya di balik celana pendeknya. Karena bra dan kaosnya yang tersingkap, saya bisa melihat buah dadanya yang lumayan montok denganpuncaknya yang kecil dan berwarna merah muda. Saya bisa merasakan kaki semakin gemetar. Gerakan tangan kirinya yang menyusup ke dalam celana pendeknya semakin cepat sampai akhirnya tubuhnya mengejang dan berkelonjotan.

Dengan nafas memburu dan kaki lemas karena menahan adik saya yang sudah membesar (hehe..), saya turun ke lantai pertama tanpa suara sedikitpun. Di bawah, saya berusaha menenangkan diri. Cukup lama saya mondar-mandir di ruang tamunya. Karena tidak ingin mengganggu Lala, akhirnya saya memutuskan untuk pulang ke rumah.

“Gus… Gus…” bisik Lala.
“Eh.. Eh.. yyyaaa..” Jawab saya sedikit tergagap karena terkejut. Buyar dech lamunan indah saya.
“Malam ini kita barengan ngerjain tugas Fisika ya,” bisik Lala perlahan sambil melirik ke guru Kimia di depan.
“Iya.. ya, jam 7 malam gua ke tempat loe,” bisik saya kembali.
Memang kami sering mengerjakan tugas dan belajar bersama tanpa guru les lagi sejak satu tahunterakhir. Kadang saya berpikir bahwa beruntung juga saya dikarunia otak yang encer, buktinya banyak cewek yang minta belajar bareng.
“Loe makan di tempat gua aja, ok? Soalnya semua keluarga gua lagi menjenguk oma gua,” kata Lala.
“OK… OK…” jawabku.

Part II: Keperjakaanku

Malam itu, sehabis makan malam, kami mengerjakan tugas Fisika di meja belajar Lala yang bersebelahan dengan kamar tidurnya. Jam dinding masih menunjukkan pukul 8 malam.

“Gus… gua ada satu pertanyaan buat kamu, tetapi kamu harus jawab yang jujur ya,” tiba-tiba Lala berkata dan membuyarkan konsentrasi saya.
“Kapan gua pernah berbohong ke loe? tanya aja!” jawab saya ringan.
“Hmmm… kamu mencintai saya bukan?” tanya Lala.
Seperti mendengar suara guntur di langit yang cerah, saya hampir melompat karena kaget dengan pertanyaan yang tidak saya sangka-sangka tersebut.
“Appaaa?” tanya saya kembali sambil berpura-pura tidak mendengar pertanyaannya, berharap dia tidak mengulangi pertanyaan tersebut.
“Kamu mencintai saya kan?” Dia mengulang pertanyaannya. Memang dia ini orangnya sangat terbuka.
“Hmmm..” saya mau mengaku tetapi entah mengapa lidah saya tidak mau bergerak.
“Jujur saja, saya bisa merasakannya. Kamu begitu baik, begitu memperhatikan saya. Tidak mungkin kamu melakukan semua itu kalau kamu tidak mencintai saya,” lanjutnya lagi melihat keragu-raguan saya.

Saya merasakan wajah saya yang panas dan pasti memerah. Saya merasa sangat malu.
“Iya…” akhirnya saya menjawab secara perlahan.
“Ohhhh, itu yang saya takutin. Saya tidak kepengen menyakiti kamu. Saya tidak mau melihat kamu bersedih,” kata Lala dengan suara rendah.
“Nggak, kamu nggak pernah menyakiti saya. Saya berbahagia kalo kamunya bahagia,” jawab saya tulus.(Cinta yang sejati tidak pernah meminta, hanya memberi).

“Tahun ini saya akan ke Australia bersama Koko dan melanjutkan sekolah saya di sana. Kamu akan selalu mengingat saya khan?” tanya Lala.
Koko itu adalah pacarnya Lala yang akan lulus SMA tahun itu.
Oh, dia akan pergi! Lala ku tersayang akan pergi! Saya termenung.
“Saya tidak pernah…” Sebelum saya menyelesaikan kata-kata saya, Lala sudah menutup mulut saya dengan bibirnya. Inilah pertama kalinya saya mencium seorang wanita. Jantung saya berdegup kencang. Kepolosan dan kehijauan membuat saya mencium bibirnya tanpa lumatan, tanpa gerakan lidah sama sekali.

“Saya akan memberi kamu kenang-kenangan yang tidak pernah kamu lupakan!” bisik Lala di sela-sela ciuman kami.
Tangan saya membelai rambut dan pipinya. Keindahan ciuman membuat saya tidak berniat menghentikan ciuman tersebut. Selanjutnya semuanya berjalan begitu cepat. Cinta mengalahkan segalanya. Tanpa saya sadari, kami sudah berbaring di kasurnya. Saya berada di bawah dan Lala di atas saya. Segala ajaran teman saya mengenai bercinta seakan-akan hilang dari ingatan saya, saya bahkan tidak berani menyentuhnya. Saya cuma menutup mata saya dan menikmati ciuman tersebut.

Bersambung ke bagian 02

24 Comments on "Nilai Sebuah Keperjakaan 01"

  1. Fanny Bauty | 18/11/2009 at 10:34 | Balas

    Cerita dewasa Nikmatnya rumput tetangga. Selasa 01 Februari 2011 Nilai sebuah keperjakaan 1 Nilai sebuah keperjakaan 2 My Customer New year encounter Niken Nikmatnya bercinta di .

  2. Anizabella Putri | 18/11/2009 at 17:11 | Balas

    ProKontra Tes Keperawanan Dr Emy Kholifah Biar Adil . Menebar nilai kritis dan humanis ProKontra Tes Keperawanan Dr Emy Kholifah Biar Adil Tes juga Keperjakaan Siswa Bola Panas Issu Tes Keperawanan Mau Diapakan.

  3. Faby Marcelia | 18/11/2009 at 17:35 | Balas

    Nilai sebuah keperjakaan 2 Rumah Seks Indonesia. Nilai sebuah keperjakaan 2 Kumpulan cerita seks cerita dewasa dan artikel seks terbesar di Indonesia.

  4. Aimee Juliette | 18/11/2009 at 21:16 | Balas

    Garagara Gadis Pemijat 01 Dewasa Seks. Nilai Sebuah Keperjakaan 02 Nilai Sebuah Keperjakaan 01 Pertemuan di Pool Taksi Mbak Irma Mencari Sang Pejantan 02 Mencari Sang Pejantan 01 Impian Duda Gay Namku.

  5. Rena Tabitha | 19/11/2009 at 04:34 | Balas

    Ruang waktu harga keperawanan keperjakaan. Akhirakhir ini lagi merasa nilai diri banyak manusia di Indonesia sedang Keperjakaan dan Keperawanan yang Terus Ga aku melewati sebuah UTurn atau putar .

  6. Kisah seks keperjakaan di pelet seseorang. Kisah seks keperjakaan di pelet 2006 Ianya bergantung pada nilai keimanan dan ketaqwaan seseorang dalam menentukan audit di sebuah syarikat swasta juga .

  7. Melina Zafar | 19/11/2009 at 18:26 | Balas

    Keperawanan Berbanding Terbalik dengan Keperjakaan . Masyarakat Indonesia lekat dengan tradisi kebudayaan serta normanorma agama yang berlaku dalam sebuah Keperawanan dan keperjakaan pada dasarnya memiliki nilai .

  8. Natalie Sarah | 19/11/2009 at 23:08 | Balas

    David Luiz Jaga Keperjakaan Sampai Malam Pengantin. David Luiz Jaga Keperjakaan Sampai Malam Pengantin Nanti 26062015 0142 WIB Adriano Peringatkan Barca Nilai 1 Barcelona 38 30 4 4 11021 94 2.

  9. Cerita dewasa Nilai sebuah keperjakaan 2. Nilai sebuah keperjakaan 2 Hampir 10 menit kami berciuman Diposkan oleh Gairah Seks Dewasa di 0201 Kirimkan Ini lewat Email BlogThis.

  10. Pinkan Mambo | 20/11/2009 at 08:03 | Balas

    Luruskan soal Keperjakaan David Luiz Aku Sudah Pernah . Luruskan soal Keperjakaan Luiz juga menyertakan sebuah foto dirinya sedang dibaptis di dalam sebuah kolam renang yang dimiliki oleh Nilai 1 Barcelona 38 .

  11. Citra Kharisma | 21/11/2009 at 05:35 | Balas

    prediksi togel sgphk Arti 1001 mimpi. 01 Setan 13 mati 25 Nafsu 37 Penyesalan 49 Neraka 61 Kalah 73 Imbalan 85 Hangus 97 Besar Nilai sebuah keperjakaan 1 Seks Umum Nilai sebuah .

  12. Aelke Mariska | 21/11/2009 at 07:38 | Balas

    Dosen Haniza 01 Dewasa Seks. Dosen Haniza 01 Aku teringat akan kisah yang terjadi 18 tahun yang lalu Nilai Sebuah Keperjakaan 02 Nilai Sebuah Keperjakaan 01 Pertemuan di Pool .

  13. Nike Ardilla | 21/11/2009 at 09:14 | Balas

    cewek blue Daftar Cerita Seks Umum 07. Seks Umum Nilai sebuah keperjakaan 2 Seks Umum My Customer Seks Umum New year encounter 01 Tidak ada perempuan anjing dan ayam pun jadi 02.

  14. Jian Batari | 21/11/2009 at 15:24 | Balas

    Kehidupan yang Indah 02 Hot New. Sambungan dari bagian 01 Waktu aku kembali Sebuah gitar baru yang aneh bentuknya Gabungan saxophone dan gitar dengan kemampuan sangat interactive sekali.

  15. Rosnita Putri Permata | 22/11/2009 at 11:17 | Balas

    kisah cerita Nilai Sebuah Keperjakaan 02. Hampir 10 menit kami berciuman selanjutnya Lala memegang tangan saya menuju dadanya Badan saya seakanakan kehilangan jiwanya Saya meremas dadanya dan .

  16. Omaswati | 22/11/2009 at 15:22 | Balas

    Nilai sebuah keperjakaan 2 Cerita Dewasa. Nilai sebuah keperjakaan 2 Hampir 10 menit kami berciuman selanjutnya Lala memegang tangan saya menuju dadanya 01 Email This BlogThis.

  17. Pretty Asmara | 22/11/2009 at 21:18 | Balas

    cerita duniasex Maafkan Aku Sobat 01. Nilai Sebuah Keperjakaan 01 liburan akhir tahun yang asik Selingkuh Pertama Karena Internet Adik Suami Pemuas Nafsuku 01 Tante Vida yang Sintal Pesta .

  18. Oline Mendeng | 22/11/2009 at 22:49 | Balas

    Wacana Raperda Tes Keperawanan Siswi Dikecam Aktifis . Menebar nilai kritis dan humanis Tes juga Keperjakaan Siswa Wacana Tes Keperawanan Resahkan Masyarakat DPRD Jember Minta Maaf 23012015 Sunardi minta .

  19. Ersa Mayori | 23/11/2009 at 06:45 | Balas

    Tes KeperawananKeperjakaan Bebani Mental Siswa. Usulan tes keperawanan dan keperjakaan sebagai bagian takut hasil tes salah dan akhirnya nilai akademik ini menunjukkan ketidak pahaman terhadap sebuah .

  20. Bulan Ayu | 23/11/2009 at 13:01 | Balas

    cerita duniasex Nilai Sebuah Keperjakaan 01. Part I Kayla Gadis Kecilku Medan February 1989 Terik sinar mentari jam 11 siang di kota Medan membuat saya terkantukkantuk di lantai 3 kelas 1 salah .

  21. Tuti Indra Malaon | 24/11/2009 at 16:04 | Balas

    kisah cerita Nilai Sebuah Keperjakaan 01. Terik sinar mentari jam 11 siang di kota Medan membuat saya terkantukkantuk di lantai 3 kelas 1 salah satu SMA yang cukup terkemuka di kota ini.

  22. Ananda Lontoh | 24/11/2009 at 20:56 | Balas

    Sebuah Hadiah. Sebuah Hadiah I Kejadian Di Hari Post Terakhir 18 March 2015 1001 PM di sebuah kamar ganti wanita Karena aku memberikan keperjakaan ku terhadap orang .

  23. Adinda Azani | 25/11/2009 at 02:54 | Balas

    Ironi Keperawanan Pekerja Kata. Sebuah nilai yang abadi universal Soal relevansi keperawanan atau keperjakaan sebagai standar moral dalam masyarakat dalam masyarakat yang berubah cepat dalam .

  24. Putri Una | 25/11/2009 at 08:14 | Balas

    prediksi togel sgphk. 01 Setan 13 mati 25 Nafsu 37 Penyesalan 49 Neraka 61 Kalah 73 Imbalan 85 Hangus 97 Besar Nilai sebuah keperjakaan 1 Seks Umum Nilai sebuah .

Leave a comment

Your email address will not be published.


*