Indolucky

Letter from My Friend

176hu

Surabaya, 14 Desember 2000
Kepada sahabatku tempatku bersandar
di tempat

Halo sobat,

Heran yah? Setelah sekian lama baru aku menulis surat kepadamu. Maaf, mungkin selama itu aku terbuai oleh mimpi indahku yang semu. Namun kuminta sedikit waktumu untuk mendengar ceritaku, sayang aku lebih suka menulisnya lewat surat namun cara ini lebih efisien daripada telepon bukan? Lagipula aku tak ingin mendengar ocehanmu yang selalu sok tahu dan sok dewasa… ah jangan marah, aku hanya bergurau.

Begini,

Hari ini aku menangis sepuasnya, bukan, bukan karena hasil ujianku yang kutahu pastilah sangat-sangat jelek, bukan pula karena kemarahan Papa karena uang jajanku yang selalu habis. Tapi cintaku… sayangku… pergi…

Masih ingat Raja? Raja adalah satu-satunya pria yang mampu membuatku tertawa, mampu membuatku menangis gembira, mampu menepis awan-awan kelabu yang singgah di hari-hariku, yang bisa memelukku dengan lengan-lengannya yang kekar dan dadanya yang bidang. Raja pulalah yang membangkitkanku dari ketenggelamanku dalam duka yang menyayat hatiku delapan bulan lalu, setelah secara begitu menyakitkan, seorang lelaki mencampakkanku demi mantan pacarnya, ah kau pasti tertawa mengingatnya. Raja menghiburku dengan kata-katanya yang manis, membuatku tertawa dengan gurauan-gurauannya, membuatku merasakan diriku sebagai seorang wanita seutuhnya dengan perlakuannya yang gentle terhadapku. Rajalah yang membantuku melalui masa-masa berat di kesendirianku sebagai seorang anak tunggal di keluarga yang terlalu pas-pasan untuk menggaji seorang pembantu rumah tangga.

Ah… betapa aku menyayangi Raja, bahkan melebihi kasih sayangku pada orangtuaku yang jarang di rumah. Kau tahu kan, profesi Papa sebagai seorang pegawai kantoran, dan Mama sebagai guru sangat menyita waktu mereka untuk menemaniku. Hanya di waktu malam saja mereka menyempatkan waktu untuk membelaiku, dan di hari Minggu, saat kami berangkat ke gereja. Jadi kurasa kau pun tak heran, di samping karena keberadaanku sebagai anak tunggal yang selalu haus akan seorang teman, aku adalah seorang wanita yang memainkan perasaan dalam setiap tindakan dan pikiranku, betapa aku membutuhkan sosok seorang kekasih yang mendampingiku di hari-hari sepiku. Menghangatkan dan menghiburku.

Aku berharap banyak, padanya, kuakui hal itu, karena siapakah aku? Aku bukanlah anak seorang kaya yang mampu memikat lawan jenisku dengan pernik-pernik perhiasan dan baju-baju mewah, bukan pula gadis yang sangat cantik rupawan yang bisa membuat bahkan seorang pangeran pun bertekuk lutut dan mengemis cintaku. Alangkah berbedanya kondisiku dengan Raja, yang terlahir di sebuah keluarga kaya, yang selalu berganti mobil setiap tahun, yang selalu mengenakan pakaian dan parfum ternama di sekujur tubuhnya, yang selalu keluar masuk tempat-tempat gaul di sisi-sisi jalanan Surabaya. Seorang lelaki menarik yang dapat menjatuhkan hati wanita manapun dengan senyum dan daya persuasifnya yang luar biasa. Namun yang kupuja darinya hanyalah kenyataan saat itu bahwa ia begitu menyayangiku, begitu menunjukkan betapa ia tidak memandang harta dan kecantikan dalam kecintaannya padaku.

Bagaimana mungkin seorang wanita tidak terlena oleh kesetiaan yang diberikan seorang pria kepadanya, bahkan perkenalanku dengan seluruh personil keluarganya semakin memicu tercurahnya kasih sayang dan kesetiaanku padanya. Kami telah berhasil menyatukan kedua kelompok kami, yang semula tidak saling mengenal satu sama lain, yang semula berbeda kultur dan kebiasaan, sehingga menjadi satu kelompok remaja yang cerewet dan menggemaskan. Semua sahabat kami, termasuk kau, ingat, mengakui kami sebagai pasangan yang paling serasi, di saat teman yang lainnya bermain layangan dengan kekasih-kekasih mereka (tahu maksudku?).

Segalanya berjalan begitu sempurna, walaupun ada gejolak, namun semuanya terasa dapat terselesaikan dengan baik, di gereja, maupun di antara kami pribadi.

Sobatku tersayang,

Aku ingin mengatakan kepadamu mengapa aku merasa sangat bersedih hari ini, mungkin satu kata perpisahan yang biasa saja takkan membuat hatiku berkeping-keping. Namun kau tahu, sobatku? Ada orang bijak berkata, “jangan melakukan hal yang dapat mencegah terlaksananya hal lain” mungkin kau tak paham artinya. Ah… mungkin setelah kuceritakan pengalamanku ini kamu akan mengerti.

Sore itu, tiga bulan yang lalu, Raja datang ke rumahku seperti biasa. Dan seperti biasa pula tanpa basa-basi ia langsung menuju ke sudut ruangan dan memainkan jemarinya di atas tuts-tuts organ tuaku. Masih teringat saat itu, ia memainkan lagu “Bunga Terakhir” kegemarannya. Aku mendengarkan dengan seksama, menikmati suaranya yang berat mengiringi lagu itu, dan betapa kulihat dari sudut-sudut matanya terpancar penghayatannya yang begitu dalam terhadap lagu yang sedang dimainkannya. Membuatku terharu terbawa oleh perasaanku sendiri, memeluk punggungnya dan mencium rambutnya yang mulai sedikit panjang. Merasakan kehadiranku di belakangnya, Raja menghentikan gerakan jemarinya, membalikkan tubuhnya, dan menengadah menatap senyuman penuh kasih yang kuberikan padanya. Kulihat ia tersenyum, menarik tubuhku dan mengecup bibirku, membiarkan tanganku menopang berat tubuhku di pahanya.

Ah, bahkan diriku merasa sangat romantis, saat bibirnya bergerak menyapu bibirku seakan menggumam, “Aku sayang kamu…” Bagaimana aku bisa menolak saat ia menciumiku dan menekan tubuhku ke dalam pelukan paha-pahanya yang membuka. Bagaimana aku bisa menolak orang yang begitu kusayangi, saat ia mengangkat bajuku dan memasukkan telapak tangannya untuk menyentuh buah dadaku. Sentuhan yang hangat di punggungku, gerakan jemarinya yang lincah saat membuka kaitan bra-ku. Ahhh… hanya kenikmatan yang dapat kurasakan saat jarinya menyentuh ketelanjangan puting susuku, dan mempermainkannya dengan bibirnya dan kecupannya yang lembut.

Bagaimana kau pikir aku dapat membisikkan, “Ada Mama…” di telinganya saat ia membuka kancing celanaku dan menurunkannya menelusuri kaki-kakiku. Bahkan dalam keterlenaanku aku hanya bisa mendesah manja saat ia meraba celana dalamku dan menurunkannya dengan penuh kelembutan. Tak ada lain yang bisa kulakukan selain membungkukkan kepalaku dan memandangi ujung-ujung kaki celananya yang terlipat saat ia berdiri dan melepaskan celananya. Bahkan aku pun tak berani memandangi ketelanjangannya saat ia menjatuhkan celana dalamnya.

Kupejamkan mataku saat jemarinya meraih ujung daguku dan mengangkat wajahku supaya ia lebih mudah mengulum bibirku. Tanpa terasa aku pun menaikkan tumit kakiku, saat pinggulnya turun dan mengangkat pinggulku dengan ketegangan kemaluannya yang terselip di pangkal pahaku. Dapat kurasakan telapak tangannya menempel di kulit pantatku, dan membantu ujung-ujung kakiku menopang tubuhku, menciptakan keleluasaan bagi kemaluannya untuk bergerak dan menggesek bibir-bibir kemaluanku. Hhhh… alangkah nikmatnya merasakan ketegangan itu bergerak-gerak di kemaluanku, mengusap dan membelai, terkadang menusuk dengan lembut, menimbulkan erangan lirih yang keluar dari bibirku. Lengannya merangkulku, mengangkat tubuhku dan membiarkannya bergelantungan pada tubuhnya dengan lengan dan kakiku, saat itu kurasakan betapa kemaluannya menegang dan menyesak di kemaluanku, kubayangkan dalam imajiku ketegangan itu berdiri dan menyusup di bibir kemaluanku, menyembunyikan ujungnya pada lubang keperawananku.

Seluruh pesan Mama untuk menjaga harga diriku seakan hilang tatkala Raja menggendongku dan meletakkan tubuhku di sofa ruang tamu, berlutut di hadapan pahaku yang terbuka, dan bertanya dengan nada lembut dan mata yang penuh kasih,
“Kamu nggak pa-pa…?”
Tentu saja kamu tahu betapa hal itu sangat “pa-pa” bagiku. Namun yang kulakukan saat itu hanya tersenyum, dan memejamkan mataku. Sungguh saat itu seakan merupakan saat pembuktian seluruh kecintaanku padanya. Jadi kubiarkan saja saat ia mengecup ujung-ujung payudaraku, dan tangannya mempermainkan kemaluanku yang terasa sangat terbuka dan basah oleh kenikmatanku sendiri. Dan aku hanya bisa memejamkan mata menahan rasa nyeri yang menusuk-nusuk kemaluanku, saat kurasakan gigitan kecil di puting susuku diiringi tekanan-tekanan ketegangannya pada lubang kemaluanku.
“Ahhh…”
Betapa rasa nyeri itu tak seakan tak kurasakan, bahkan kusadari aku pun membuka pahaku lebar-lebar, membiarkan lubang kemaluanku terbuka dan menerima setiap penetrasinya.

Kurasakan punggungnya yang tertancapi kuku jemariku bergerak-gerak, dan bibirnya menempel, menghisap seakan berusaha menelan seluruh gumpalan payudaraku. Kunikmati aroma rambutnya sebagai pengurang rasa nyeri di pangkal pahaku. Dan kurasakan ketegangannya memasuki kemaluanku semakin dalam… semakin dalam… Dan sobatku terkasih, di sinilah masalah itu dimulai. Mendadak ia menghentikan gerakannya, memegangi ujung kemaluannya sambil terduduk, walaupun kemaluanku masih terasa sangat nyeri, kuusahakan untuk duduk dan betapa terkejutku saat kulihat cairan putih kemerahan keluar dari sela-sela jemarinya.

“Ahhrrggg… ‘adikku’, ‘sobek’ lagi… aduh…”

Kudengar ia menggumam dan mengomel, peluh membasahi pelipisnya, segera aku berdiri, mengambil tissue dari meja dan menyodorkannya kepada kecintaanku. Ia mengerenyitkan wajahnya, seakan berusaha menahan sakit. Kuangkat lengannya membimbingnya ke kamar mandi, dan untunglah kamar mandiku ada di bawah tangga, sehingga tak mungkin terlihat oleh Mama yang saat itu kuduga sudah tertidur di kamar atas.

Raja segera memasuki kamar mandi dan dapat kudengar desahan dan erangannya, dari balik pintu. Raja keluar beberapa saat kemudian, alisnya masih berkerenyit, dan tangannya menutupi ujung kemaluannya, mulutnya berkerut sekan mengungkapkan rasa sakit yang dirasakannya saat itu. Waktu itu aku sudah memakai celanaku lagi. Jadi kulihat saja Raja menutupi ketelanjangannya, sambil tetap memegangi kemaluannya dan mengerutkan wajahnya.
“Kamu pernah luka… di situ?”
“Iya… enam bulan lalu, terjepit retsleting.”
Ahh… sudahlah. Lagipula, aku sayang dan percaya kepadanya. Kukesampingkan rasa nyeri dan mual di perutku, kupeluk dia dan kusandarkan pipiku di dadanya dengan menggumam manja.
“Uuu… thayang…” kudengar ia tertawa lirih.
“Untung saja lukanya terbuka… kalau tidak, bisa kebablasan kita.”
Ah… apapun, honey! Kuanggukkan kepalaku dengan perlahan. Mungkin kamu tidak mengerti kenapa kuceritakan hal percintaanku di atas, mungkin pula kamu akan merasa aku kotor dan merendahkan harga diriku sebagai wanita, mungkin kamu merasa terlalu tinggi dan jijik untuk mambacanya, namun di sinilah letak permasalahannya, oh, aku tidak menyalahkanmu apabila kamu melewatkan bagian itu, namun apabila kau langsung membaca isi suratku berikutnya dan merasa bingung, kumohon kau membaca bagian yang kau lewatkan.

Dan sobat, setelah kau mengerti permasalahannya, apakah kamu bisa menyalahkanku sebagai seorang wanita yang sangat menyayangi kekasihnya? Kita lanjutkan saja. Tepat sebulan yang lalu, kami bersama berikrar untuk tidak mengulangi lagi perbuatan itu, dan dapat kaubayangkan girangnya hatiku mendengar janji itu, betapa tidak…? Namun sobat tersayangku, betapa hidup ini terasa sangat getir, saat kemudian ia mengucapkan kata-kata yang menusuk hatiku, sekitar pukul 01.30 kemarin pagi.
“Lena, maaf…. aku nyeleweng.”
Ahh… sobat… bagaimana semua ini bisa terjadi? Apakah salahku kepadanya? Sehingga ia tega berkata demikian kepadaku?

Raja pun bercerita mengenai pekerjaan sampingannya dan berbagai prosesi penempatan dirinya sebagai public relations di tempatnya bekerja. Raja lalu bercerita tentang tender seorang investor bernilai 2,5 miliar yang hanya bisa dimenangkannya melalui pendekatan dengan kekasih gelap si investor. Raja bercerita bagaimana ia terpilih sebagai si approacher. Raja bercerita bagaimana tender ini merupakan segala yang pernah ia cita-citakan, Raja pun bercerita mengenai percintaannya dengan si kekasih gelap di rumahnya. Raja mengatakan kepadaku betapa malunya ia menjumpaiku, dan ia mengatakan itulah alasannya mengapa ia terkesan manjauh dariku selama dua minggu ini, dan kau tahu? Saat kutanya beberapa hari lalu, ia selalu menghindar dengan mengatakan, “Aku sibuk… aku sibuk…” Oh, pantaskah menurutmu seorang pria mengucapkan hal-hal menyakitkan seperti itu lewat telepon? Tidakkah ia ingin melihat air mata yang mengalir di pipiku? Walaupun aku berkata, “Ya…” terus, lalu seakan tanpa beban? Haruskah aku mengatakan kepadanya rahasia itu?

Bahwa tiga bulan lalu, saat ia berpura-pura meratap dan mengaduh di kamar mandi, kumasukkan telunjukku ke lubang kemaluanku, dan menitikkan air mata kebahagiaan ketika kulihat gumpalan darah kental di ujungnya setelah kukeluarkan? Namun akankah kukatakan bahwa aku juga berpura-pura mempercayai alasan ‘adik’-nya yang ‘sobek’ itu? Alasan yang konyol itu? Bahkan beberapa minggu kemudian setelah kejadian itu, aku masih sempat membuktikan kemulusan batang kemaluannya, sesaat sebelum ia memintaku memasukkannya ke dalam mulutku. Aku pun tahu, alangkah sulitnya bagiku membuktikan bahwa diriku bukan seorang perawan lagi, dan betapa lemahnya alasan bahwa hanya karena ia pacarku, berarti ia yang melakukannya. Betapa alasan yang sangat bodoh, bukan?

Ha.. ha.. ha.. ha.. ha.. ha.. ternyata selera humorku belum hilang. Dapat kubayangkan alis-alis dewan juri yang terangkat, sudut-sudut bibir mereka yang tertarik, entah karena menganggapku terlalu menghalalkan segala cara untuk memperoleh cintaku, ataupun karena membayangkan oleh-oleh mewah yang bisa mereka bawa pulang untuk keluarganya dari uang segepok yang mereka terima sehari sebelumnya. Ahhh… malangnya nasib seorang wanita, bukan begitu pendapatmu sobat? Kamu tak usah bersedih untukku, jangan khawatir, aku tidak selemah itu untuk menenggak obat nyamuk ataupun mengunyah racun tikus, walaupun sempat terlintas di benakku, namun satu hal yang kutahu pasti, aku akan tetap berjalan tegak di atas kedua kakiku, menatap garang ke semua laki-laki perayu, dan mengatakan kepada mereka, sobat.
“Ke laut aje lu!”
Tapi, terima kasihku pada Tuhan yang menguatkan imanku dan kepada dirimu, sobat untuk waktu yang kauberikan kepadaku. Eh, mungkin kita bisa bersama menikmati sore lagi seperti dulu?

Salam sayang,

Lena

TAMAT

40 Comments on "Letter from My Friend"

  1. Anna Gilbert | 18/11/2009 at 13:24 | Balas

    A Thank You Letter To My Best Friend Thought Catalog. via Sav Daddy There is a definitive moment in a persons life where they become acutely aware of the fact that they found their soul mate Im not talking about .

  2. Andrea Dian | 18/11/2009 at 16:12 | Balas

    Letters from my heart Letters Send a letter to your . Dear Secret BestFriend I love you so much Lyke i have told you a million times you are my world and i would die without you literally I have issues telling people .

  3. JP Millenix | 18/11/2009 at 22:28 | Balas

    Kirk Franklin A Letter To My Friend Lyrics MetroLyrics. Lyrics to A Letter To My Friend by Kirk Franklin Written by Kirk Franklin This is to my friend above Who shows me so much love and grace By placing a.

  4. Nina Zatulini | 19/11/2009 at 00:43 | Balas

    KIRK FRANKLIN LYRICS A Letter To My Friend. This is to my friend above Who shows me so much love and grace By placing a smile upon my face Its so hard to express the way I feel About a man who can heal your life.

  5. Virnie Ismail | 19/11/2009 at 00:52 | Balas

    Dear Best Friend. Dear Best Friend Sometimes it feels like youre so popular that you really dont need me You have so many people on your side none the least of which include .

  6. Laudya Chintya Bella | 19/11/2009 at 09:43 | Balas

    Friendship Letter to Best Friend Sample. A friendship letter to a best friend is an informal letter in which you put into words all those sentiments and gratitude for your friend that you have always wanted .

  7. Enzy Storia | 19/11/2009 at 14:02 | Balas

    A Letter to My Best Friend MadeByJess. I really believe that if you have a great best friend you can accomplish anything My best friends believes in me and all my dreams and I love her so much for giving .

  8. Wulan Guritno | 19/11/2009 at 14:31 | Balas

    Letters Brigham Young University. A Letter to My Friend by Andrea Chen Read other essays by Andrea Chen Dear Ching How are you today Is everything ok I didnt know you address or phone number .

  9. Masayu Clara | 20/11/2009 at 01:50 | Balas

    A Letter From Jesus Where Peaceful Waters. A Letter From Jesus Dear Friend I just had to send you a note to tell you how much I love you and care for you I saw you yesterday as you were talking to your friend.

  10. Yessa Lona | 20/11/2009 at 01:58 | Balas

    A surprise letter from my best friend THE WORLDS BEST . Can you guess who my best friend is There is one person I call my best friend in the world Indeed she is She has made life a joy for me She stands by .

  11. Titi Qadarsih | 20/11/2009 at 10:27 | Balas

    A LETTER TO MY FRIEND LYRICS KIRK FRANKLIN. This is to my friend above Who shows me so much love and grace By placing a smile upon my face Its so hard to express the way I feel About a man who can .

  12. Chika Waode | 20/11/2009 at 12:42 | Balas

    Amazoncom A Letter From My Friend Kirk Franklin MP3 . A Letter From My Friend Kirk Franklin From the Album Kirk Franklin and the Family November 1 2001 Format MP3 Be the first to review this item 000.

  13. Tatjana Saphira | 20/11/2009 at 17:17 | Balas

    A Letter To My Bestfriend Story Quotev. I love the way that I can smile at my bestfriend and she will know exactly what Im thinking I really cant find words that are strong enough to express how much .

  14. Stevani Nepa | 20/11/2009 at 23:49 | Balas

    A Letter From My Friend YouTube. Provided to YouTube by Sony Music Entertainment A Letter From My Friend Kirk Franklin 1993 GospoCentric Records Released on .

  15. Lolita Putri | 21/11/2009 at 01:38 | Balas

    letter to my best friend on Tumblr. Find and follow posts tagged letter to my best friend on Tumblr.

  16. Lola Amaria | 21/11/2009 at 04:46 | Balas

    Sample Recommendation Letter for a Friend Sample Letters. Recommendation Letter for a Friend example format for writing Recommendation Letter for a Friend and it procedure.

  17. a letter to my friend about to be a mom The Happiest Home. This is just an amazing peace of writing it brought tears to my eyes For to everything you said was so true Im a new mom and my baby boys.

  18. Cynthiara Alona | 21/11/2009 at 08:57 | Balas

    A Letter to My Friend About to Be a Mom Sarah Powers. To my firsttime pregnant friend Youve been on my mind lately a couple of you actually dearest longtime friends of mine about to become moms for .

  19. Mikha Tambayong | 21/11/2009 at 11:25 | Balas

    randomacts A letter to my beloved best friend. A letter to my beloved best friend So Ive decided not to tell you And Ill compose and publish my letter here I love you I always have and I always will.

  20. Rahma Landy | 21/11/2009 at 17:05 | Balas

    Letters Are My Friends Where Type Meets New Technology. Letters Are My Friends is a concept store for typography and new technology located in Berlin Kreuzberg A place where analogue and digital type meet with .

  21. Jenny Cortez | 21/11/2009 at 21:34 | Balas

    Letter To My Best Friend Thought Catalog. To My Best Friend I am unsure of how to begin this letter Most of our conversations are never words rather actions a smile between notetaking looking at each .

  22. Nurul Arifin | 22/11/2009 at 00:04 | Balas

    How Do I Write Hardship Letter To Immigration For A Friend . How Do I Write Hardship Letter To Immigration For A Friend One of my good friends recently got married he is a US citizen and she is a Mexican citizen who is in the .

  23. Misye Arsita | 22/11/2009 at 03:58 | Balas

    Letters to My Friends. Letters to my friends Moving to living Quick story about my new friend Tyree I was in a grocery store looking for a few things when this kid approached me .

  24. Rahayu Saraswati | 22/11/2009 at 05:03 | Balas

    How to Write a Letter to Your Best Friend 15 Steps wikiHow. How to Write a Letter to Your Best Friend There is something rather special about receiving a note from a friend that is written on paper rather than a text or email.

  25. Ernie Djohan | 22/11/2009 at 10:05 | Balas

    a letter to your best friend Tumblr. Dear best friend I really didnt think after the last time I would ever call you a best friend again I truly thought I was done over with it all.

  26. Berliana Febrianti | 22/11/2009 at 16:16 | Balas

    An Open Letter To My Ex How A Best Friend Becomes A Stranger. Unfortunately not everyone can break up and stay friends In fact Id say most couldnt That is why we lose our best friends.

  27. Marlia Hadi | 22/11/2009 at 19:35 | Balas

    A Letter To A Best Friend A Letter To A Best Friend . To My Bestie I want to take the time to tell you how very important you are in my life Its hard sometimes to say these things in person even to a best friend so .

  28. Artta Ivano | 22/11/2009 at 20:03 | Balas

    How to Send a Letter to Your Best Friend with Sample Letters. Write the letter to your friend as if you were talking to them in person Ask your friend questions about hisherself Ask them how they are what they are up to how .

  29. Ratu Felisha | 23/11/2009 at 01:38 | Balas

    Graduation An Open Letter to My Best Friend Emma Goddard. Dear Amanda When I first began drafting this letter to you I found my writing riddled with clichs about college and friendship discovering how .

  30. Ira Riswana | 23/11/2009 at 09:05 | Balas

    Remove conditions Support letters from friends immihelp. Rahul Ram Gupta is my close friend since 1995 and I have known his wife Manisha Devi Agrawal since their marriage in February 2004 I have visited their house .

  31. Letter To My Friend Dong Hanh. Trang chnh Bao DH 2002 200202 Letter to My Friend Dear God I ran into my friend at school one day She asked me how are you .

  32. Tata Sivek | 23/11/2009 at 16:15 | Balas

    A Letter From A Friend Daily Love with Mastin Kipp. Dear Friend Im so glad that you are here I have a special message for you that somehow I sensed you needed to hear today I know that life can be tough that .

  33. Erna Santoso | 23/11/2009 at 18:47 | Balas

    Friendship Letter to Best Friend LettersHome. To Maria Jones 234 Kingston Avenue New York 22 nd July 2009 Dear Maria I am so happy to have found such a great friend in you You have stood by my side always .

  34. Nita Ferlina | 23/11/2009 at 19:03 | Balas

    a letter for a blushing bride. My oldest friend Kristin got married in October and I had the honor of being a bridesmaid I wanted to write her a letter call it a toast on paper to commemorate .

  35. Lydia Kandou | 23/11/2009 at 20:55 | Balas

    KIRK FRANKLIN A LETTER FROM MY FRIEND LYRICS. This is to my friend above Who shows me so much love and grace By placing a smile upon my face Its so hard to express the way I feel About a man who can heal your life.

  36. Natassa Lengkong | 24/11/2009 at 08:16 | Balas

    How To Write A Reference Letter For A Friend Sample . If a friend has requested you to write a reference letter for them especially if its for a job application you as the writer need to be very sure and confident of .

  37. Gita Sinaga | 24/11/2009 at 11:20 | Balas

    Letter to a friend Adeles ESL Corner Your. Dear Harry Hi Its now 4 oclock in the afternoon and Im 1 in the living room writing this letter Its a lovely day outside The weather is great.

  38. Mpok Nori | 24/11/2009 at 11:25 | Balas

    Letter To My Christian Friends. Ive been on this Pagan path for 22 years and Ive been seriously dedicated to it for 14 During most of this time Ive kept my religious beliefs and .

  39. Kamidia Radisti | 24/11/2009 at 13:34 | Balas

    Kirk Franklin The Family A Letter To My Friend YouTube. Another one of my favorites Please subscribe or make a request Verse 1 This is to my Friend above who shows me so much love and grace by placing a .

  40. Shafira Umm | 25/11/2009 at 05:26 | Balas

    Is this a good letter to my bestfriend Yahoo Answers. I am making a time capsule with my bestfriend is this a good letter to put in it if you could comment with some additional stuff to add i would .

Leave a comment

Your email address will not be published.


*