Indolucky

Karena Terlalu Bernafsu

176hu

Aku sudah dua bulan putus dengan pacarku, selama itu pulalah aku tidak dijamah pria. Malam mimggu ini aku sendiri lagi. Kuputuskan untuk main ke sekretariat Mapala di kampusku yang biasanya ada yang menunggu 24 jam. Aku bukan anggota, tapi kenal beberapa orang. Disana sepi, hanya ada Mas Putra yang tengah asyik nonton TV. Setelah saling menyapa, kami menonton sambil mengobrol.

“Kok nggak ngapelin Mbak Rosa, Mas..?” tanyaku.
“Nggak, lagi boring ketemu dia terus.”
“Lo kok..? Kan pacar..?”
“Iya sih, tapi lagi pengen ganti suasana aja.”
“Dia nggak marah nih, nggak ngapel..?”
“Nggak, kita lagi berantem kok!”
“Napa..?”
“Rahasia dong.”
“Paling urusan sex.” kataku asal tebak.
“Lo, kok tau..?” tanyanya heran.
“Tau dong..,” jawabku, padahal aku hanya iseng saja asal tebak.

Jangan heran, kalau mengobrol soal sex dengan anak-anak Mapala ini sudah biasa, pada ‘bocor’ dan ‘kocak’ semua.
“Emang napa sih, dia nggak bisa muasin yah..?” tanyaku sambil tertawa terbahak-bahak.
Mas Putra melotot. “Nggak juga, dia malah nggak bisa ngapa-ngapain, kalo dicium diem aja, kalo udah mo ngebuka bajunya, dia langsung berontak.” kulihat sorot mata kesal.
“O, gitu..”
“Lagian, payudaranya kecil banget..!” katanya.
Aku tertawa lagi. “Impas kan, punya Mas juga kecil,”
“Enak aja, mau liat..?!” tantangnya.

Aku tertawa, walaupun ingin juga. Sebenarnya aku naksir tubuhnya saja, atletis, kulit coklat, dada bidang. Dia paling suka panjat tebing, dan aku sudah pernah melihat dia mandi di pantai. Cool.
“Boleh..,” tantangku balik.
“Oke, tapi kamu juga tunjukin payudara kamu, gimana..? Kan impas.”
Aku terdiam sejenak. Tapi aku berpikir, why not, tidak ada ruginya.
“Oke,” jawabku, “Mas duluan ok..!”

Dia menatapku tajam sambil berlutut, membuka reslueting celana jeans-nya pelan hingga terlihat CD yang membalut penisnya yang sudah menegang.
“Sekarang kamu..!” perintahnya.
“Lo kok..?” kataku bingung.
“Satu persatu, biar fair..,”
“Oke.”

Aku membuka sweater cardiganku yang melapisi tank top yang kupakai. Tanpa kata-kata dia menurunkan jeans-nya sebatas lutut. Aku membalas dengan menaikkan tank top-ku sebatas leher hingga memperlihatkan payudaraku yang dibalut bra. Mas Putra tidak langsung membuka CD-nya, tapi malah mengelus-elus penisnya yang menegang. Aku benar-benar terangsang dan membalas mengelus-elus payudaraku. Pelan dia menurunkan CD-nya, memperlihatkan kepala penisnya yang coklat, kemudian batangnya yang lumayan besar untuk ukuran orang Indonesia. Aku tidak kuasa menahan dengusan nafasku, begitu juga dengan Mas Putra. Aku menaikkan bra-ku pelan yang memperlihatkan payudaraku berputing merah dan kenyal.

Sejenak kami berpandangan, masing-masing tangan memegang payudara dan penis. Tanpa dikomando, Mas Putra perlahan mendekat, aku diam saja. Kepalanya dicondongkan ke arah payudaraku. Tangannya memegang bahuku pelan. Kemudian dia mengecup payudaraku pelan, mengulum. Aku menggelinjang pelan. Tanganku meremas kepalanya. Tangan dan bibirnya makin binal, mengecup dan mengulum payudaraku, meremas sebelahnya. Mendadak aku sadar kalau ini di sekretariat, banyak orang bisa berdatangan kapan saja. Aku melepaskan cumbuannya, dia memandangku.

“Jangan disini..!” bisikku. Dia mengerti.
“Kamu naik ke lantai 5 perpustakaan, nanti aku menyusul..” perintahnya.
Aku membenahi baju dan beranjak menuju perpustakaan yang tidak jauh dari situ. Di atas aku menunggu 5 menit sampai Mas Putra menyusul dengan membawa sleeping bag 3 buah. Hmm, mungkin biar empuk, pikirku. Dia langsung menggelar sleeping bag jadi tumpuk 3. Aku tetap berdiri sampai dia mendekat. Kami berangkulan pelan. Saling mengulum bibir. Tangan saling menggerayangi. Kutatap matanya tajam sambil tanganku membuka kancing kemejanya satu persatu.

Kuelus dadanya yang bidang sambil membuka kemeja lepas dari tubuhnya. Kuciumi dadanya, putingnya kukulum pelan, dia menggelinjang, mendesah. Kuciumi leher dan beralih ke bibirnya. Kemudian gantian dia yang menarik tank top-ku lepas dari tubuhku, dielusnya payudaraku yang dibalut bra sebelum meraih pengaitnya di belakang. Begitu terlepas, dia langsung mencumbu payudaraku, tangannya yang satu meremas payudaraku yang sebelah, yang satu lagi merogoh celana jeans yang kupakai, membuka kancing dan reslueting, kemudian mengelus-elus vaginaku yang dibalut CD. Aku mendesah pelan.

Cumbuannya makin turun, tangannya kemudian membuka jeans-ku, aku membantu dengan menaikkan kaki. Sambil berdiri, dia mencoba membuka celananya sendiri, aku langsung beranjak mundur dan memandang Mas Putra membuka jeans-nya. Mata kami saling bertatapan. Aku melihat dia membuka jeans-nya, menunduk, dan waktu berdiri aku benar-benar kagum dengan kejantanan tubuhnya yang macho.

Kami saling berangkulan lagi. Kali ini dia mengangkat tubuhku sambil menciumi bibirku. Aku memeluk bahunya. Direbahkannya tubuhku di sleeping bag yang digelar. Kemudian dia merangkulku pelan, saling berpagutan. Dia mencumbu leherku, terus turun ke payudara, meninggalkan cupangan disana. Tangannya aktif di vaginaku, kali ini tidak lagi di luar CD tapi sudah berada di dalam. Aku benar-benar menikmati elusannya. Klirotisku dimainkan dengan lembut, payudaraku dikulum pelan. Akhirnya dia menarik CD-ku, aku membantu dengan mengangkat pantat.

Pelan dia memainkan lidahnya di vaginaku, menjilat, mengulum, aku mendesah tidak karuan. Dia memelukku dan menarik tubuhku. Kami duduk berhadapan, kaki saling menyilang, saling memeluk, mengulum bibir, meremas payudara. Aku meraih penisnya dan mengelus-elus pelan, sambil dia mencumbu leher dan bibirku. Kutidurkan badannya, dan aku di atas. Kubuka CD-nya sedikit hingga penisnya kelihatan, aku mengarahkan vaginaku dan menggesek-gesekkannya disana, tanpa penetrasi, payudaraku diraihnya dan diremas-remas.

Aku duduk di atas pahanya, mengarahkan vaginaku di penisnya, kuraih penisnya dan menggosok-gosokkan kepalanya di vaginaku, memainkan klirotisku dengan penisnya. Aku takut untuk penetrasi karena masih perawan. Dengan begini saja aku sudah menikmati. Kupeluk tubuhnya dan terus menggesekkan vaginaku di penisnya. Kuciumi leher terus turun ke dada, pantatku terus bergoyang, sampai aku merasa tubuhku menegang dan akan mencapai klimaks. Mas Putra meraih payudaraku dan mendekapku sambil membalas goyanganku, aku menjerit tertahan waktu klimaks. Kupeluk Mas Putra dengan tubuh berkeringat dan lemas.

Dia bangun dan mendekapku sambil merebahkan tubuhku lagi. Pelan dia membuka CD-nya, kulihat penisya coklat menegang hebat. Dia memelukku pelan sambil mencumbu dan meremas. Tapi aku mencoba bangun dan menolak cumbuan MAs Putra. Dia mengalah, aku segera memunguti pakaianku dan memakainya segera. Aku memang egois. Tanpa basa basi aku langsung turun dan pulang ke kost.

Besoknya dia mengajakku jalan, kami pergi naik motor. Tanpa tujuan yang jelas, habis makan di KFC, Mas Putra mengarahkan motornya keluar kota, ke arah jalan Kaliurang, masuk ke daerah pakem yang lumayan jauh dari Yogya, aku baru kali ini ke daerah ini. Daerah ini lumayan dingin karena daerah dataran tinggi lereng merapi. Aku tidak membawa jaket. Karena kedinginan, aku memeluk Mas Putra agar mendapatkan kehangatan. Kurasakan payudaraku menempel di punggungnya.

Magrib kami sampai di kawasan wisata Mbebeng. Indah sekali dapat melihat siluet merapi dari sini, walaupun dingin menggigit. Sepi.., hanya ada kami berdua di bibir jurang. Tanpa segan aku memeluk Mas Putra untuk mencari kehangatan. Dia membalas merangkulku. Kemudian kami naik agak ke atas, tempat panggung yang sudah rusak karena tidak terawat sambil berangkulan. Pelan-pelan Mas Putra mulai mencium ubun-ubunku. Aku mendongak, dia langsung menyambar bibirku.

Hari sudah gelap, sehingga aman melakukannya di alam terbuka begini. Kami berciuman dengan panas, tangannya berkeliaran di payudaraku. Tanganku memeluk punggungnya. Begitu tiba di belakang panggung, Mas Putra memepetkan tubuhku di dinding dan mencumbuku habis-habisan, sepertinya dia ingin membalas perlakuanku kemarin. Baju kaosku direnggut dari kepala, begitu juga dengan bra. Pelan dicumbunya leher, turun ke payudara dan menaikkan rok yang kupakai. Tangannya meraba-raba vaginaku yang mulai basah. Tanpa komando, dia membuka sendiri kemejanya di depanku pelan-pelan, seolah mau merangsangku.

Dengan menatap mataku, dia melepas satu persatu kancing kemejanya sambil mengelus sendiri puting susunya. Perlahan tangannya turun ke pusar, terus membuka reslueting jeans pelan, merogoh ke dalam CD tanpa mengeluarkan penis. Jujur, aku benar-benar terangsang. Tapi aku masih ingin menikmati permainannya. Pelan dia menurunkan jeans-nya, tinggal CD yang menempel dengan siluet penis menyamping. Perlahan dia mendekat dan mencumbuku lagi, kali ini santai tidak menggebu-gebu lagi seperti tadi.

Aku menikmati setiap sentuhan, dan aku mengerang tanpa malu-malu. CD-ku dilepaskannnya dengan mulut tanpa membuka rok yang hanya dinaikkan. Dia membuka CD-nya juga, penisnya tegak menjulang merangsang. Kembali kami saling berangkulan. Terasa denyutan penisnya di perutku. Perlahan dia menaikkan tubuhku ke atas batu, dan membuat tubuh kami sejajar. Terasa penisnya kini menempel di vaginaku sekarang. Hangat. Kali ini aku pasrah kalau dia mau penetrasi. Penisnya hanya digesek-gesekkan di vaginaku sambil mengulum bibirku.

Kemudian dia meraba vaginaku yang sudah basah. Ditatapnya mataku sambil memegang bahu. Kami saling bertatapan lama. Perlahan tangannya mengarahkan penis ke vagianku. Aku memeluk punggungnya sambil terus bertatapan. Kubantu penisnya mencari lubang vaginaku, dia memeluk bahuku, mencium pelan bibirku, dan begitu merasa sudah pas, dia menekan pelan penisnya ke vaginaku. Pelan kepala penisnya terasa menyeruak masuk, aku meremas punggungnya. Terasa nyeri.

Dia menghentikan gerakannya sejenak. Mencumbu bibirku lagi, mengelus punggung dan mencium kupingku. Aku agak tenang, kemudian pelan dia kembali menekan penisnya lebih dalam, aku menggigit bibir, dia menatapku waktu memasukkan lagi penisnya pelan-pelan. Aku mendongak dan menjerit tertahan. Dia berhenti setelah semua penisnya masuk dan mencumbu leherku yang mendongak, aku masih merasa nyeri. Mas Putra mendiamkan penisnya di vaginaku, sementara kami mulai bercumbu lagi.

Setelah aku tenang lagi, pelan dia mulai menggoyangkan pantatnya. Pelan-pelan penisnya keluar masuk di vaginaku. Aku mulai menerima rasa sensasi yang belum pernah kurasakan sebelumnya. Gerakan pelan mulai berubah menjadi gerakan liar, kocokan penisnya di vaginaku semakin kencang, aku semakin bergairah, mengerang, menggigit. Kakiku yang kanan mengait di pinggang Mas Putra dibantu tangannya, sementara tanganku memeluk punggungya.

Waktu aku mau klimaks, aku menghentikan goyangan, dan Mas Putra mengerti dan menghentikan kocokannya juga. Kami bercumbu sebentar, menenangkan diri dengan penis tetap menancap di vagina. Aku menawarkan untuk ganti posisi dan Mas Putra menyetujui. Kami sepakat mencoba doggie style. Aku langsung menungging di atas rumput, dan Mas Putra berlutut segera memasukkan penisnya dan mulai mengocok, terasa sensai yang lain lagi. Aku mengerang bebas dan Mas Putra merangkulku dari belakang meremas payudara sambil terus mengocok.

Agak lama aku klimaks, malah gantian Mas Putra yang mau klimaks, tubuhnya menegang dan meracau. Aktifitas langsung berhenti. Kali ini aku aktif mencumbunya, kami duduk berhadapan, kakinya menjulur lurus, aku duduk di atasnya memasukkan vagina ke penis, mengoyang-goyang pelan, akhirnya di merebahkan dirinya di atas rumput. Aku makin leluasa mengocok penisnya di vaginaku. Terasa penetrasi lebih dalam dan dinding vaginaku terasa geli dan nikmat.

Sebelum klimaks, lagi-lagi kami ganti posisi, Mas Putra gantian menindihku dengan gaya konvensional. Kocokannya benar-benar bernafsu dan cepat, aku menggelinjang geli dan membalas setiap gerakan Mas Putra. Kami saling mengerang, menjerit tertahan dengan nafas mendengus sampai tubuhku menegang akan mencapai klimaks. Mas Putra tidak perduli, terus mengocok penisnya, aku menjerit pelan begitu klimaks, memeluk Mas Putra lemas yang terus menggenjot sampai dia pun klimaks. Kami saling berangkulan di atas rumput, tersenyum dengan peluh membanjiri tubuh. Setelah berpakaian kami segera pulang.

TAMAT

24 Comments on "Karena Terlalu Bernafsu"

  1. Misye Arsita | 18/11/2009 at 19:12 | Balas

    Juliana Wina Rome. Hi Im Juliana Wina Rome All About Something Unique Simple and Entertaining.

  2. Julie Estelle | 18/11/2009 at 22:19 | Balas

    Cerita Seks Dewasa Karena Terlalu Bernafsu Cerita . Related Posts Cerita Seks Dewasa Mbak Narsih Part 1 Namaku Kuntadi Priyambada Aku biasa di pangil Kun Kedua orang tuaku sudah meninggal Ketika itu aku.

  3. Sigi Wimala | 19/11/2009 at 06:04 | Balas

    Quenza Sexy QuenzaSexy Twitter. bokep Cerita Seks Dewasa Karena Terlalu Bernafsu http dlvritBK1czT View translation Translated from Indonesian by Bing Wrong translation Copy link to .

  4. Nia Ramadhani | 19/11/2009 at 07:16 | Balas

    Karena Terlalu Bernafsu Holan Martole. Aku sudah dua bulan putus dengan pacarku selama itu pulalah aku tidak dijamah pria Malam mimggu ini aku sendiri lagi Kuputuskan untuk main ke sekretariat Mapala di .

  5. Okky Asokawati | 19/11/2009 at 16:20 | Balas

    Karena. Karena Terlalu Bernafsu Cat Cerita By dewasa on 5th June 2015 124 Views No Comments Aku sudah dua bulan putus dengan pacarku selama itu pulalah aku tidak .

  6. Dana Christina | 20/11/2009 at 04:23 | Balas

    Cerita Seks Dewasa Karena Terlalu Bernafsu Kumpulan . Related Posts cewek bugilngentot sambil narsis KlikJudulnya Tania dewi tetek bulet Update Beritanya di Indobugil Cerita Seks Dewasa Language Partner.

  7. Gisela Cindy | 20/11/2009 at 07:59 | Balas

    DEWASANYA DIRIKU. mungkin karena terlalu bernafsu aku terlalu bernafsu habis kamu sexy sekali hari ini rayukubr Ndak apaapa Mass .

  8. Sheila Marcia Joseph | 20/11/2009 at 08:01 | Balas

    Karena Terlalu Bernafsu Berita Aneh Tapi Nyata. Aku sudah dua bulan putus dengan pacarku selama itu pulalah aku tidak dijamah pria Malam mimggu ini aku sendiri lagi Kuputuskan untuk main ke sekretariat Mapala di .

  9. Ayudhia Bing Slamet | 20/11/2009 at 10:58 | Balas

    Cerita Seks Dewasa Karena Terlalu Bernafsu Kumpulan . Related Posts Cerita Seks Dewasa Karena Cinta Bukan Nafsu Semata Aku seorang musisi amatir dan berdomisili di Yogyakarta Pacarku Rani tinggal di Jakarta dan .

  10. Gita Sinaga | 21/11/2009 at 03:28 | Balas

    Valentino Rossi Marc Marquez Tabrak Saya Karena Terlalu . Valentino Rossi mengaku turut kecewa saat Marc Marquez terjatuh setelah menyenggol motornya Meskipun sempat kesal karena insiden tersebut menurut The Doctor.

  11. Jennifer Dunn | 21/11/2009 at 03:45 | Balas

    Penis Pria Ini Patah Karena Terlalu Bernafsu Saat Bercinta . Pria bernama Alan Parke ini mengatakan bahwa ia tidak akan pernah melupakan kejadian yang paling menyakitkan dan paling memalukan dalam hidupnya itu.

  12. Titi Rajo Bintang | 21/11/2009 at 06:51 | Balas

    Karena Terlalu Bernafsu PUSAT CERITA DEWASA. Blog ini merupakan kumpulan Cerita Dewasa dimana dunia maya menyebutnya cerita dewasa cerita seru cerita lucah cerita sex atau cerita porno Blog ini .

  13. Eva Asmarani | 21/11/2009 at 09:20 | Balas

    Karena Terlalu Bernafsu Cerita sex indonesia kumpulan . Karena Terlalu Bernafsu Mei 8th 2007 Aku sudah dua bulan putus dengan pacarku selama itu pulalah aku tidak dijamah pria Malam mimggu ini aku sendiri lagi.

  14. Shireen Sungkar | 21/11/2009 at 12:14 | Balas

    Bernafsu Cerita Dewasa. Aku Bernafsu Tuesday June 16th 2015 Ceritadewasa Cerita Seks Dewasa Karena Terlalu Bernafsu Wednesday June 10th 2015 Ceritasex.

  15. Gritte Agatha | 21/11/2009 at 21:44 | Balas

    4 Kecelakaan karena terlalu bernafsu paramitaibg. 4 KECELAKAAN AKIBAT TERLALU BERNAFSU Dikutip dari The Frisky berikut ini empat kisah unik yang disebabkan terlalu bersemangatnya melakukan hubungan seks.

  16. Hannah Al Rasyid | 22/11/2009 at 05:25 | Balas

    Cerita Seks Dewasa Karena Terlalu Bernafsu Terong. Aku sudah dua bulan putus dengan pacarku selama itu pulalah aku tidak dijamah pria Malam mimggu ini aku sendiri lagi Kuputuskan untuk main ke sekretariat Mapala di .

  17. Ida Leman | 22/11/2009 at 11:59 | Balas

    Cerita Seks Dewasa Karena Terlalu Bernafsu. Related Posts Cerita Seks Dewasa Lennies First Date 3 Dari bagian 2 Usapanusapannya membangkitkan gairahku dan sepertinya berlomba siapa yang lebih cepat .

  18. Brigitta Maria | 22/11/2009 at 20:26 | Balas

    Karena Terlalu Bernafsu Download 4shared. Karena Terlalu Bernafsu download at 4shared Karena Terlalu Bernafsu is hosted at free file sharing service 4shared.

  19. Stephanie Pascalia | 22/11/2009 at 21:55 | Balas

    Aku Manis Khan Facebook. Aku Manis Khan is on Facebook To connect with Aku Manis Khan sign up for Facebook today Entah karena terlalu bernafsu atau semangat mencium .

  20. Mona Ratuliu | 23/11/2009 at 10:21 | Balas

    Download Karena Terlalu Bernafsudoc Alluc free Download . Description Karena Terlalu Bernafsu download at 4shared Karena Terlalu Bernafsu is hosted at free file sharing service 4shared.

  21. Aurel Hermansyah | 24/11/2009 at 07:51 | Balas

    Cerita Seks Dewasa Karena Terlalu Bernafsu. Aku sudah dua bulan putus dengan pacarku selama itu pulalah aku tidak dijamah pria Malam mimggu ini aku sendiri lagi Kuputuskan untuk.

  22. Revalina Temat | 24/11/2009 at 14:58 | Balas

    Karena Terlalu Bernafsu nafsu. Aku sudah dua bulan putus dengan pacarku selama itu pulalah aku tidak dijamah pria Malam mimggu ini aku sendiri lagi Kuputuskan untuk main ke sekretariat Mapala di .

  23. Emmie Lemu | 24/11/2009 at 23:41 | Balas

    The FireworkMakers Daughter by Philip Pullman Reviews . Namun karena kekhawatiran yang kadang berlebihan dari orang tua maka Lila nekat mencari Sulfur Bangsawan seorang diri dan tanpa bekal yang memadai.

  24. Agatha Valerie | 25/11/2009 at 07:39 | Balas

    Comments on PUSAT CERITA DEWASA Karena Terlalu Bernafsu. bra hrefhttpbappalinkredirectblogspotin201505hindichoti1html relnofollowbHindi sexy Kahaniya .

Leave a comment

Your email address will not be published.


*