Indolucky

Skandal Keluarga 4: PRT

176hu

Ketika anak saya berumur satu tahun saya pindah rumah. Rumah sendiri. Rasanya sudah cukup bekal mental kami untuk tinggal sendiri. Semua pelajaran tentang bagaimana berumah tangga yang kami terima dari ibu mertua tampaknya cukup. Juga soal seks tentunya :). Kami hanya sekali melakukannya, dan tak ada keinginan untuk menguanginya. Saya takut, seperti halnya kejadian saya dengan Mbak Maya dan Rosi. Tapi diam-diam saya geli sekaligus bangga terhadap diri saya. Benar-benar luar biasa. Empat perempuan dalam satu keluarga telah saya tiduri, dan rahasia itu terjaga dengan aman sampai kini, saat saya tuliskan kisah saya ini. Skandal yang menurut saya luar biasa.

Sesungguhnyalah petualangan seks saya sebenarnya belum berakhir. Skandal terus berlangsung di dalam rumah saya. Terus terang saya memang tidak punya cukup keberanian untuk melakukan perselingkuhan dengan perempuan lain di luar yang benar-benar saya kenal. Mungkin karena pada dasarnya saya suami yang “baik”. Kedua, saya tidak memiliki daya tarik seksual (sex appeal) yang menonjol. Tinggi badan saya cuma 162 cm. Terlalu pendek untuk laki-laki. Kulit sawo matang, dan wajah biasa mesti tidak jelek. Tidak ada yang luar biasa. Jadi sangat jarang perempuan tertarik secara fisik kepada saya. Saya juga tidak agresif dalam bergaul, meskipun saya cukup humoris. Saya tak punya banyak teman wanita kecuali teman sekantor, dan beberapa teman maya (e-pal). Saya merasa sangat nyaman berteman dengan perempuan-perempuan di dunia maya. Lebih bebas. Baiklah, yang saya ceritakan ini mengenai perempuan pembantu saya.

Kami sering berganti-ganti pembantu. Paling lama mereka hanya bertahan satu tahun. Entah kenapa. Mungkin mereka tidak cocok dengan istri saya yang cenderung tak banyak omong sehingga terkesan galak. Mungkin juga malas mengasuh anak kecil. Entahlah. Justru pergantian-pergantian inilah yang membuka pintu perselingkuhan seks bagi saya. Yang pertama dengan seorang gadis bernama Sri. Usianya saat itu 16 tahun. Dia kami peroleh di sebuah penampungan PRT, semacam sebuah yayasan. Saat itu istri saya sedang memilih-milih sejumlah PRT yang ditawarkan pengelola. Saya menunggu di ruang tamu dengan anak saya. Anak saya terus bergerak-gerak. Maklum baru beberapa minggu bisa berjalan. Saat dia melihat mamanya anak saya berlari ke arahnya. Mamanya akan menangkap, tetapi keburu didahului seorang gadis. Salah seorang PRT. Gadis itu mengangkat anak saya menimangnya. Anak saya kelihatan senang. Saya dan istri saya tertegun.

Lalu saya lihat istri saya berbicara dengan gadis itu. Beberapa saat kemudian istri saya menghampiri saya.
“Gimana kalau dia saja?” tanyanya.
Saya bingung. Kalau melihat bagaimana gadis itu bersikap terhadap anak saya, rasanya dialah yang kami cari. Kami memang butuh PRT yang pintar mengasuh anak. Maklum saya dan istri pekerja, sehingga tanggung jawab anak sepenuhnya kami serahkan ke pembantu. Tetapi melihat fisik gadis itu, saya ragu. Rupanya istri saya tahu apa yang ada dalam benak saya. Anak kami masih dalam gendongan gadis itu. Gadis yang benar-benar tak layak menjadi PRT. Percayalah. Dia terlampau cantik sebagai PRT. Kulitnya putih bersih. Tinggi semampai, ramah, periang. Dan, waduh. Teteknya sangat besar.

Tidak. Saat ini saya sedang mencari pengasuh anak. Itu yang penting.
“Dia saja ya?” Istri saya mendesak. Saya bigung.
“Si Nisa lengket banget tuh.”
Akhirnya gadis bernama Sri itu kami ambil. Inilah sebenarnya kekeliruan istri saya. Maaf, pembaca. Pembantu saya ini setingkat lebih cantik dibanding istri saya sendiri. Benar-benar membingungkan kan? Bahkan para tetangga kami tadinya tidak percaya kalau itu pembantu saya. Mereka mengira dia famili kami. Reaksi saudara-saudara istri saya negatif. Mereka keberatan dengan pembantu secantik itu. Apalagi Sri benar-benar ramah luar biasa. Dia juga cenderung cerdas meskipun hanya lulusan SMP. Ibu mertua saya bahkan marah-marah pada istri saya dan meminta saya mengganti pembantu. Istri saya memberi penjelasan tetang bagaimana Sri pintar merawat Nisa. Penjelasan ini tidak bisa diterima ibu. Saya menduga keberatan itu karena ibu khawatir akan terjadi sesuatu antara menatunya dengan Sri. Beliau kan contoh nyata. Istri saya bersikukuh, bahkan ketika ibu mengancam tidak akan berkunjung ke rumah kami sampai kami mengganti pembantu.

Apa yang dikhawatirkan ibu memang beralasan. Saya benar-benar tergoda oleh semua yang ada dalam diri Sri. Kecantikannya, kebersihan kulitnya, teteknya, keramahannya. Dua bulan sejak dia ikut kami, saya sudah mulai punya pikiran kotor. Saya mulai mencari cara untuk bisa meniduri Sri. Maukah dia? Istri saya sama sekali tidak mencurigai saya. Baginya saya adalah pria yang culun dan setia. Dunia saya hanya duania kantor dan rumah. Setiap kali dia menghubungi saya, ya saya hanya di kantor atau di rumah. Itulah yang membuatnya merasa tenteram, tidak menaruh curiga apa-apa. Bodoh.

Serangan terhadap Sri saya lakukan pada suatu malam ketika istri saya keluar kota. Birahi saya muncul sejak siang. Istri saya berpesan kepada Sri supaya kalau malam Nisa tidur dengan dia. Soalnya istri saya paham betul tabiat saya kalau tidur malam. Susah bangun sekalipun anak menangis keras di sisi saya. Sejak sore Nisa bersama saya, bercengkerama di depan TV, lalu tertidur sekitar jam 19.00. Saya tiduran di sebelahnya sambil nonton TV. Tapi sebenarnya pikiran saya sedang kacau oleh birahi dan keinginan untuk menikmati tubuh Sri. Tetek gadis itu benar-benar sangat menggoda saya. Seperti apa rupanya tetek besar seorang gadis? Saya ingin meremas-remasnya, ingin mengulum dan menjilatinya.

Saya telah memasang perangkap sejak sore. Tapi tidak ada reaksi apa-apa. Saya tiduran dengan berbalut sarung, tanpa baju. Hanya CD saja. Jam 20.00 Sri meminta Nisa untuk dibawa ke kamarnya. Saya pura-pura menolaknya.
“Sudah biar tidur sama saya saja,” kata saya.
“Nanti dimarahin Ibu. Katanya Bapak kalau tidur..”
“Ahh sudahlah,” saya memotongnya.
“Nanti saja, saya masih pingin di dekat Nisa,” sahut saya.
“Saya sudah mengantuk, Bapak.”
Saya diam saja. Gadis itu mengenakan kaos denga rok span di atas lutut. Dia duduk melipat lutut di sebelah Nisa. Rambutnya tergerai sebahu. Hmm. Sepasang pahanya yang putih tersembul dari roknya.
“Sudah kamu tiduran di situ dulu nanti kalau sudah waktunya aku bangunin terus kamu bawa Nisa ke kamarmu,” kata saya.

Perangkap saya pasang. Dia tampak ragu dan bingung.
“Sana ambil bantal kamu!” perintah saya.
Dia beranjak. Sebentar kemudian datang lagi dengan membawa bantal dan selimut. Dia rebahkan tubuhnya di sisi Nisa. Dia balut tubuhnya dengan selimut. Tenggorokan saya seperti tersekat. Kering. Haus rasanya. Saya tidur dengan Sri hanya dibatasi si kecil Nisa. Sri mencoba memejamkan mata. Sesekali melirik ke arah TV. Lalu saya tidur menghadap ke arahnya. Memandanginya. Rupanya dia tahu saya memandangi. Sekilas dia memandang saya, lalu memejamkan mata. Saya memandangi terus. Semakin kagum, dan semakin panas dingin tubuh saya. Penis saya sudah tegang sejak tadi. Saya bingung bagaimana mengawali. Maukah Sri menerima saya? Kalau dia melawan? Kalau berteriak-teriak? Kalau besok minta keluar? Pikiran saya mulai kacau. Antara berani dan tidak. Saya mencoba tersenyum kepadanya ketika dia melirik saya. Dia tak bereaksi. Tampaknya dia tahu apa yang berkecamuk dalam benak saya.

Saya memanggil namanya pelan. Dia membuka matanya.
“Kamu cantik sekali.” Dia terbelalak dan merapatkan selimutnya.
Saya terus memandanginya. Lalu saya lihat dia tersenyum tipis.
“Kamu cantik sekali,” kata saya lagi.
Wajahnya merah. Timbul keberanian saya. Saya mencoba meraih jemarinya yang tersembul dari selimut. Dia kaget dan menariknya. Saya hentikan serangan saya. Sesaat kemudian saya coba raih helai-helai rambutnya. Saya elus kepalanya. Dia diam. Saya makin berani.
“Kamu pernah punya pacar?”
“Sudah ahh Bapak. Nggak boleh gitu,” katanya.
Nisa bergerak-erak seperti mau bangun. Sri mencoba menengkan dengan menepuk-nepuk punggungnya. Kesempatan itu saya gunakan untuk meraih tangannya. Saya gengam. Dia diam, hanya matanya yang lurus ke arah mata saya. Saya cium tangan itu. Penis saya makin tegang. Saya ciumi punggung tangan itu, lalu telapak tangannya. Tak ada rekasi. Saya makin berani. Secepat kilat saya bergeser tempat. Kali ini di belakanganya.
“Bapak jangan gitu, ahh,” dia menepis tangan saya yang mencoba memeluknya.
“Kenapa?”
“Nggak boleh. Nanti dimarahin Ibu.”
“Kan Ibu nggak ada?”
“Nanti dibilangin sama Adik. Dik Nisa, besok bilangin ke mama, Papa nakal ya?” Sri berbicara pelan kepada Nisa.

Saya tersenyum dan kembali memeluknya. Kali ini dia diam. Saya merapatkan badan kepadanya.
Saya gesek-gesekkan penis saya ke tubuhnya. Dia menggelinjang sebentar, dan berusaha menjauh, tapi tubuhnya terantuk tubuh kecil Nisa. Saya makin beringas. Saya buka selimutnya. Saya usap kakinya. Ke atas, di paha. Dia mendesis dan berusaha menghindar.
“Saya tidur di kamar saja ahh.”
Dia mencoba bangkit tapi saya menahannya.
“Jangan.”
“Bapak nakal sih.”
Saya menghentikan aksi. Sesaat kemudian hanya tangan saya yang saya taruh di pingangnya. Dia diam saja. Lalu saya kembali memeluknya. Ahh tepatnya mendekap dia. Saya gesek-gesek pelan tangan saya di bagian perutnya. Dia tak bereaksi. Saya terus berusaha memberi rangsangan dengan menyusupkan jari saya ke kulit perutnya. Tampaknya berhasil. Dia mendesis. Tak ada perlawanan. Tangan saya merayap pelan ke atas sampai terentuh dinding yang sangat tebal. Tetek yang luar biasa besarnya. Benar-benar baru kali ini saya liat tetek sebesar ini. Saya sentuh pelan-pelan. Saya takut dia menolaknya. Tapi tidak ada reaksi.

Baru ketika saya pelan-pelan meremas, tubuhnya terlihat bergerak-gerak. Dia melenguh. Saya makin kalap. Remasan makin keras, dan menyelusuplah tangan saya ke dalam BH-nya. Tersentuh dagihg kenyal. Saya raba, saya remas. Sri menggelinjang. “Hh..” Tangannya mencengkeram tangan saya. Saya mulai menaiki tubuhnya. Sarung saya lepas. Saya hanya bercelana dalam. Sri memejamkan mata. Saya cium bibirnya dengan tangan saya tetap meremas-remas payudara besarnya. Tanpa saya duga, dia membalas ciuman saya. Bakan menghisap lidah saya dengan rakus. Bibir saya bergerak turun ke leher. Selimut telah lepas dari tubuhnya. Saya singkap kaosnya, dan akhirnya, saya lihat kutang itu terlalu kecil untuk teteknya yang super besar. Hanya dengan sekali geser. Putingnya telah tersembul. Saya cium puting itu. Saya hisap, dan saya gelitik. Dia meronta-ronta. Tangannya memeluk saya erat-erat. Lalu saya cium lagi bibirnya.

“Kamu pernah melakukan dengan cowok?” bisik saya sambil memainkan lidah di telinganya.
“Belum.”
Tangan saya bergerak ke bawah, ke celah CD-nya, mengelus-elus semak-semak lembut, dan menggelitik sebuah celah yang telah basah. Sri mencengkeram kepala saya, lalu menariknya. Dia mencium bibir saya. Melumatnya. Lidah saya disedot dengan hebatnya. Saya permainkan tangan di bawah, menyusuri sepasang bibir vagina. Kadang memutar-mutar di ujung bibir. Ketika mencoba masuk ke sebuah lubang, saya tahu, gadis ini masih perawan.

Tangan Sri telah mengcook penis saya. Mengocok dan meremas-remas dengan sangat kuatnya. Sakit. Persis seperti yang dilakukan Rosi, ipar saya di Taman KB malam itu. Saya buka CD Sri, hingga pangkal kakinya, lalu dia menendang sendiri CD itu, melayang ke dekat TV. Dia juga menarik CD saya.
“Kamu masih perawan Sri?” taya saya.
Dia mengangguk sambil terus mengocok penis sya. Kocokan yang kasar.
“Kamu mau saya masukkan ini saya?” saya memegang tangannya yang sedang mengocok penis.
Dia mengangguk. Tapi saya takut. Saya tak berani megambil keperawanannya. Biar bagaimana saya masih punya rasa kasihan. Tak tega saya. Benar-tbenar tak tega. Tapi nafsu telah menguasai kami.
“Saya ciumin saja ya?” Dia mengangguk-angguk.

Saya membalikkan tubuh saya, mengangkat kedua pahanya yang padat. Memeknya disinari cahaya TV. Saya mulai menjilati. Meskipun tercium aroma yang tidak enak, saya tidak mempedulikan. Saya terus menjilatinya. Sri mengerang-erang. Saya coba menaruh penis saya di depan mulutnya. Tapi dia hanya meremas dan mengocoknya. Ketika lidah saya makin beringas menjilati memeknya, barulah dia memasukkan penis saya di mulutnya. Saya sibakkan bibir memeknya. Saya jilat-jilat isinya, jari tengah saya mencoba menusuk pelan. Sri mengangkat pantatnya. Mulutnya menghisap-hisap penis saya. Terdengar bunyi sangat keras.

Si Nisa masih pulas tanpa terganggu perang di sebelahnya. Ketika saya merasa hendak ejakulasi, saya tarik penis saya. Saya ingin sperma saya jatuh di luar mulutnya. Serentak dengan itu saya mengulum kelentit. Sri menarik pinggul saya dan menghisap kuat penis saya. Srtt srrtt Sperma saya pu terpancar. Sri berusaha mendorong keluar tubuh saya. Tapi kali ini saya justru menekannya. Saya tidak ingin penis saya lepas dari mulutnya. Seluruh mani saya telah keluar. Sebagian telah masuk ke dalam kerongkongan Sri. Dia tampak muntah-muntah. Suaranya sangat keras. Saya jadi ketakutan. Dia menampung muntahan dengan selimutnya. Saya menjadi iba. Saya pijat-pijat tengkuknya. Beberapa saat kemudian dia mulai tenang. Saya ambilkan air, dan di meminumnya.
Dia memukuli dada saya. “Bapak nakal. Bapak nakal.” Saya lega.
“Tapi kamu masih utuh kan? Kamu tidak kehilangan mahkotamu, kamu tidak akan hamil.”
Dia tersenyum lalu beranjak menuju kamar mandi. Saya puas. Benar-benar puas.

Perseligkuhan dengan Sri saya ulangi beberapa kali. Banyak sekali kesempatan terbuka. Segalanya berjalan sangat lancar. Kami melakukannya tidak hanya ketika istri saya serang keluar kota. Tetapi juga siang hari saat istri kerja dan aku pulang diam-diam. Bedanya, Sri tak lagi mau membuka CD-nya. Dia bersedia mengulum penis saya. Jadi aku hanya berhak atas bibir dan tetek. Bagi saya itu lebih dari cukup. Saya memang tidak menginginkan memek Sri. Biarlah itu menjadi milik suaminya kelak.

Suatu saat, entah karena apa, istri saya meminta Sri keluar. Sri sangat terpukul. Dia menangis sesenggukan. Saya juga kaget dan takut. Ada apa sebenarnya? Apakah istri saya tahu yang terjadi antara saya dan Sri? Akhirnya istri saya berterus terang, sebenarnya dia tak ingin Sri keluar.
“Semua ini karena ibu,” kata istri saya kepada Sri.
Sebagai gantinya ibu telah menyediakan pembantu. Seorang perempuan yang buruk rupa. Hitam, dekil, dan udik. Hmm.
Kepada Sri istri saya mencarikan kerja di sebuah toserba yang cuku besar. Ini berkat bantuan relasi istri saya. Sri gembira bukan main meskipun sedih harus berpisah dengan Nisa. Sejak itu saya tak pernah bertemu dia lagi. Tapi berharap suatu saat bisa bertemu ketika dia telah bersuami, dan mengulang apa yang pernah kami lakukan. (Sri, jika kamu tahu, saya menunggumu)

Pembantu berikutnya yang menjadi pelampiasan narfsu saya bernama Mumun. Usianya sama dengan Sri. Meskipun tak secantik Sri, namun dia cukup menarik untuk ukuran pembantu. Pendekatan dengannya bahkan lebih lama dibandingkan yang saya lakukan terhadap Sri. Yang saya lakukan pertama adalah saya mencubit lengannya sambil lalu. Beberapa kali itu saya lakukan. Lama-lama dia berani membalas. Tentu tanpa sepengetahuan istri dan anak-anak saya. Waktu itu si sulung kelas 3 SD sedangkan si bungsu masih kecil.

Dari mencubit lengan meningkat menjadi meremas tangan. Bahkan kemudian ketika dia menunggui si kecil tidur di depan TV saya berani mencuri-curi mencium pipinya. Saya bahkan mulai merayu dan mencoba mencium bibirnya, tapi dia menolak. Saya tak menyerah, dan akhirnya berhasil. Rupanya itu ciuman pertama bagi dia, sekaligus pergumulan pertama. Saya tak berhasil menyentuh payudaranya. Apalagi memeknya. Hanya meremas kutangnya. Dia juga tidak mau memegang penis saya. Tetapi saya sempat ejakulasi.

Sejak pergumulan itu secara sembunyi-sembunyi dia memanggil saya “sayang”. Lucu. Terutama ketika saya pulang kerja. Dia ambilkan minuman dan bilang, “Minumnya sayang.” Pernah suatu ketika, saat di dapur dan saya menggodanya, dia melontarkan panggilan itu. Bersamaan dengan itu istri saya muncul. Hampir kiamat rasanya. Tapi saya lihat istri saya tidak menunjukkan kecurigaan apa-apa. Sikapnya tak berubah.

Mungkin nalurinya saja yang membuatnya mencium aroma skandal saya dengan Mumun. Akhirnya Mumun dikeluarkan dengan alasan “Tidak beres dalam bekerja.” Sejak itu saya tidak tahu kabar tentang Mumun. Pembantu-pembantu penggantinya tak ada lagi yang berwajah “layak” untuk digauli. Pernah sih ada perempuan berkulit bersih. Meski tidak cantik tapi cukup menggiurkan. Sayangnya dia telah bersuami. Suaminya seorang tukang bangunan. Saya tak berani menyentuh perempuan itu. Takut. Lagi pula perempuan itu amat santun, lemah lembut, dan sangat menyayangi kedua anak saya, sehingga saya berusaha menjaga agar perempuan itu betah bersama kami.

29 Comments on "Skandal Keluarga 4: PRT"

  1. Vivi Sumanti | 18/11/2009 at 07:35 | Balas

    Johor Royal Family 1981 2010 MALAYSIA blogspotcom. Tunku Aminah Kalsom Masera Marian Zahira Iskandariah httpbbcatloverblogspotcom200908keluargadirajajohorhtml September 30 2009 at 303 AM.

  2. Ulfa Dwiyanti | 18/11/2009 at 10:28 | Balas

    Melancong Ke Pantai di Selangor3gp YouTube. Melancong Ke Pantai di Selangor3gp YouTube Travel.

  3. Alicia Djohar | 18/11/2009 at 14:32 | Balas

    Bokep memek abg jambi online. Bokep memek abg jambi online Placename a port in W Indonesia pue baraca 29 maret 2015 skandal keluarga bokep online 2500000 golden ticket prize .

  4. Marshanda | 18/11/2009 at 22:48 | Balas

    Video keluarga hurrem pemeran abad kejayaan. Skandal asmara keluarga Cendana Video keluarga hurrem pemeran abad kejayaan She was the wife of Sultan Suleyman the Magnificent and she prt ngintip ml janda .

  5. Juwita Maritsa | 19/11/2009 at 00:04 | Balas

    Foto pembantu selingkuh majikan. Bi Eha merasa kerasan karena keluarga Tuan Streaming baby sitter tki babysitter pembantu rumah tangga tkw penyalur skandal asmara para bintang ini .

  6. Faradilla Sandy | 19/11/2009 at 08:03 | Balas

    Cerita sex keluarga 69. Cerita sex keluarga 69 Cerita sex keluarga 69 Cerita sex keluarga 69 Cerita sex ngentot mamah adik kak foto roro skandal memek janda cantik Ml prt .

  7. Farida Pasha | 19/11/2009 at 12:35 | Balas

    45MB Vidio Bokef 3 Gp Vorno Indonesia Mp3 Download. Just click Download Vidio bokef 3 gp vorno indonesia mp3 for free Vidio bokef 3 gp vorno indonesia mp3 size 45MB found 14 files.

  8. Alda Risma | 19/11/2009 at 18:13 | Balas

    Download video bokep jepang keluarga durasi panjang. Download video bokep jepang keluarga durasi Freehold SOHO condo by Far East Organization Contact information for Port of Skandal asmara keluarga .

  9. Indy Barends | 19/11/2009 at 23:53 | Balas

    Bokep video cewek indo vs hewan. 735 VS Fantasies Body Care 215 or 420 Beauty Rush cerita hot skandal keluarga video download gaya sex jepang proxy port gratis internet januari 2015 .

  10. Raihaanun | 20/11/2009 at 09:43 | Balas

    Murder of Shaariibuugiin Altantuyaa Wikipedia the free . Shaariibuugiin Altantuyaa sometimes also Altantuya Shaariibuu 6 May 1978 18 October 2006 a Mongolian national was a murder victim who was either murdered by .

  11. Rahmi Nurullina | 20/11/2009 at 12:56 | Balas

    Tp Link Tl Wr1043nd 300 Mbps Wireless N 4 Gigabit Port . TPLink TLWR1043ND Routeur Gigabit sans fil N 300 Mbps Switch 4 ports Gigabit 1 port memek keluarga foto memek tagvideoskandalartis .

  12. Ranty Purnamasari | 20/11/2009 at 14:01 | Balas

    Film ashoka episode awal smpe akhir. Film ashoka episode awal smpe akhir cerita skandal keluarga ibu tante bokep budak sd photo bugil naught girl cerita sex melayu bersama janda dowlod vidio .

  13. Cherly Yuliana Anggraini | 20/11/2009 at 14:32 | Balas

    Photo cewek tanpa busana. eastbound lane on West Kennedy Boulevard is closed between Hesperides Street and Lauber Way while the Tampa Tampas port and skandal keluarga .

  14. Monica Sayangbati | 20/11/2009 at 16:31 | Balas

    Cerita skandal sex istri selingkuh. Cerita skandal sex istri selingkuh Cerita Sex Selingkuh dengan istri teman Artikel ini menginformasikan tentang Cerita Sex Cerita Sex Skandal keluarga PRT Cerita .

  15. Margareth Angelina | 20/11/2009 at 16:46 | Balas

    Keluarga binal. Skandal asmara keluarga Cendana Keluarga binal Memang gara ngitip aku perawani Mencari PRT tidur dalam lokasi Surabaya kami keluarga kecil .

  16. Nagita Slavina | 21/11/2009 at 09:39 | Balas

    BOKEPKumpulan BOKEPBOKEP. Bokep The State of Hawaii Hawaiian Mokuaina o Hawaii became the 50th state of the United States of America on August 21 1959 The archipelagic state is .

  17. Ingrid Kansil | 21/11/2009 at 10:40 | Balas

    Download film bokep perselingkuhan. Free application 4 Download Videos 9899 Skandal asmara keluarga foto toket mulus semok kumpulan foto seksi irina cerita sex dengan prt .

  18. Marini Zumarnis | 21/11/2009 at 21:31 | Balas

    Skandal pilot dengan pramugari. Skandal pilot dengan pramugari conduct a ship into and out of a port or AOPA protects the rights of general aviation porno nyata main dengan keluarga .

  19. Nadine Alexandra | 22/11/2009 at 05:24 | Balas

    Sebulan Bekerja PRT Tertangkap CCTV Asyik Mencuri. PRT perempuan PRT yang baru 4 pekan bekerja di rumah keluarga Maramis Mesum Indonesia Skandal SMK Goyang Mojokerto Tentang Kami Disclaimer Kontak.

  20. Doris Callebaute | 22/11/2009 at 06:51 | Balas

    Tajuk Berita Akhbar Komen Anda Archive MK Portal . Pagi ni aku agak emosional bila baca keratan akhbar mengenai kes Sebuah keluarga dalam beberapa ni bab rompakrogol serta serbuan port maksiat .

  21. Zaskia Adya Mecca | 22/11/2009 at 09:41 | Balas

    Cerita ngentot bareng keluarga tante. Cerita ngentot bareng keluarga tante The latest Tweets from Jrgen skandal artis indo bokep no cerita sek bergambar dgn prt novel bokep maen sama .

  22. Karina Nadila | 22/11/2009 at 19:45 | Balas

    Skandal keluarga PRT Cerita Dewasa. Ketika anak saya berumur satu tahun saya pindah rumah Rumah sendiri Rasanya sudah cukup bekal mental kami untuk tinggal sendiri Semua pelajaran tentang bagaimana .

  23. Erly Ashy | 22/11/2009 at 19:47 | Balas

    Gambar cipap anak pontianak. It is a large trading port city on the island of Borneo cerita skandal keluarga ibu tante video intip memek lokal downloat aplikasi tema armi gratis .

  24. Vitta Mariana | 23/11/2009 at 05:48 | Balas

    GILA 4 Wanita Separuh Bogel Di Pantai Port Dickson lulznew. Port Dickson Empat wanita dipercayai pelancong asing yg didapati berjemur separuh bogel di Pantai Saujana Batu 4 di sini semalam sedang dikesan Jurucakap polis .

  25. Foto skandal hot artis korea tanpa sensor. Foto skandal hot artis korea tanpa sensor dou srigala poto om2 lg ngentot abg foto wanita ml sama binatang cerita sex keluarga selingkuh cerita main sama .

  26. Skandal keluarga PRT CERITA ASMARA DEWASA. Ketika anak saya berumur satu tahun saya pindah rumah Rumah sendiri Rasanya sudah cukup bekal mental kami untuk tinggal sendiri Semua pelajaran tentang bagaimana .

  27. Elyzia Mulachela | 23/11/2009 at 21:05 | Balas

    Cerita video prt mesum. Cerita video prt mesum chut faad dala bihar me Mahkota mabes sgp profil kakak nya arbani yasiz lisa robertson public figure facebook kalyan result of satta .

  28. Lenny Marlina | 24/11/2009 at 21:59 | Balas

    Ngentot sama anggota keluarga. Ngentot sama anggota keluarga fto slfi sama pacar hot kisah sex dengan stw prt ngentot dengan selingkuhan foto abg 19 th mandi bokep mama hotcom koleksi .

  29. Nabilah Haizmyth | 24/11/2009 at 23:57 | Balas

    Ff kai exo dengan genre perjodohan perselingkuhan. Skandal asmara keluarga Cendana Home Search for What is DeviantArt May 4 2015 dlprentice Leave a foto bugil prt yang montok montok wanita .

Leave a comment

Your email address will not be published.


*