Indolucky

Gairah Bu RT 02

176hu

Sambungan dari bagian 01

Dan seperti yang dipesankannya, aku berusaha mencoba bersikap sewajar mungkin saat berada diantara orang-orang. Seolah tidak pernah terjadi sesuatu yang luar biasa diantara kami. Kendati aku sering harus menekan keinginan yang menggelegak akibat darah mudaku yang gampang panas saat berdekatan dengannya. Dan sejak itu lokasi teras di belakang kamar mayat menjadi saksi sekitar tiga kali hubungan sumbang kami. Hubungan sumbang yang terpaksa kuhentikan seiring kedatangan Bu Hartini, adik Pak Harjono yang bermaksud menengok kondisi sakit kakaknya. Hanya terus terang, sejak kehadirannya ada perasaan kurang senang pada diriku. Sebab sejak Ia ada yang menemani merawat suaminya di rumah sakit, kendati aku tetap diminta untuk membantu mereka dan selalu berada di rumah sakit, aku tidak lagi dapat menyalurkan hasrar seksualku. Hanyasesekali kami pernah nekad menyalurkannya di kamar mandi ketika hasrat yang ada tak dapat ditahan. Itu pun secara kucing-kucingan dengan Bu Tini dan segalanya dilaksanakan secara tergesa-gesa hingga tetap tidak memuaskan kami berdua.

Sampai suatu ketika, saat Pak Har telah siuman dan perawatannya telah dialihkan ke bangsal perawatan yang terpisah, Bu Tini menyarankan kepada Ia untuk tidur di rumah.
“Kamu sudah beberapa hari kurang tidur Mbak, kelihatannya sangat kelelahan. Coba kamu kalau malam tidur barang satu dua hari di rumah hingga istirahat yang cukup dan tidak jatuh sakit. Nanti kalau kedua-duanya sakit malah merepotkan. Biar yang nunggu Mas Har kalau malam aku saja diteman Dik Rido kalau mau” ujarnya.
Ia setuju dengan saran adik iparnya. Ia memutuskan untuk tidur di rumah malam itu. Maka hatiku bersorak karena terbuka peluang untuk menyetubuhinya di rumah. Tetapi bagaimana caranya pamit pada Bu Tini? Kalau aku ikut-ikutan pulang untuk tidur di rumah apa tidak mengundang kecurigaan? Aku jadi berpikir keras untuk menemukan jalan keluar. Dan baru merasa plong setelah muncul selintas gagasan di benakku.

Sekitar pukul 22.00 malam, lewat telepon umum kutelepon rumahnya. Wanita itu masih terjaga dan menurut pengakuannya tengah menonton televisi. Maka nekad saja kusampaikan niatku kepadanya. Dan ternyata ia memberi sambutan cukup baik.
“Kamu nanti memberi tanda kalau sudah ada di dekat kamar ibu ya. Nanti pintu belakang ibu bukakan. Dan sepeda motornya di tinggal saja di rumah sakit biar tidak kedengaran tetangga. Kamu bisa naik becak untuk pulang,” katanya berpesan lewat telepon.
Untuk tidak mengundang kecurigaan, sekitar pukul 23.00 aku masuk ke bangsal tempat Pak Har dirawat menemani Bu Tini. Namun setengah jam sesudahnya, aku pamit keluar untuk nongkrong bersama para Satpam rumah sakit seperti yangbiasa kulakukan setelah kedatangan Bu Tini. Di depan rumah sakit aku langsung meminta seorang abang becak mengantarku ke kampungku yang berjarak tak lebih dari satu kilometer. Segalanya berjalan sesuai rencana. Setelah kuketuk tiga kali pintu kamarnya, kudengar suara Ia berdehem. Dan dari pintu belakang rumah yang dibukakannya secara pelan-pelan aku langsung menyelinap masuk menuju ruang tengah rumah tersebut.

Rupanya, bertemu di tempat terang membuat kami sama-sama kikuk. Sebab selama ini kami selalu berhubungan di tempat gelap di teras kamar mayat. Maka aku hanya berdiri mematung, sedang Ia duduk sambil melihat televisi yang masih dinyalakannya. Cukup lama kami tidak saling bicara sampai akhirnya Ia menarik tanganku untuk duduk di sofa di sampingnya. Setelah keberanianku mulai bangkit, aku mulai berani menatapi wanita yang duduk di sampingku. Ia ternyata telah siap tempur. Terbukti dari daster tipis menerawang yang dikenakannya, kulihat ia tidak mengenakan Bra di baliknya. Maka kulihat jelas payudaranya yang membusung. Hanya, ketika tanganku mulai bergerilya menyelusuri pangkal paha dan meremasi buah dadanya ia menolak halus.
“Jangan di sini Rid, kita ke kamar saja biar leluasa,” katanya lirih.
Ketika kami telah sama-sama naik ke atas ranjang besar di kamar yang biasa digunakan oleh suami dan dia, aku langsung menerkamnya. Semula Ia memintaku mematikan dulu saklar lampu yang ada di kamar itu, tetapi aku menolaknya. “Saya ingin melihat semua milikmu,” kataku.
“Tetapi aku malu Rid. Soalnya aku sudah tua,.”

Persetan dengan usia, dimataku, Ia masih menyimpan magnit yang mampu menggelegakkan darah mudaku. Sesaat aku terpaku ketika wanita itu telah melolosi dasternya. Dua buah gunung kembarnya yang membusung nampak telah menggantung. Tetapi tidak kehilangan daya pikatnya. Buah dada yang putih mulus dan berukuran cukup besar itu diujungnya terlihat kedua pentilnya yang berwarna kecoklatan. Indah dan sangat menantang untuk diremas. Maka setelah aku melolosi sendiri seluruh pakaian yang kukenakan, langsung kutubruk wanita yang telah tiduran dalam posisi menelentang. Kedua payudaranya kujadikan sasaran remasan kedua tanganku. Kukulum, kujilat dan kukenyot secara bergantian susu-susunya yang besar menantang. Kesempatan melihat dari dekat keindahan buah dadanya membuat aku seolah kesetanan. Dan Ia, wanita berhidung bangir dengan rambut sepundak itu menggelepar. Tangannya meremas-remas rambut kepalaku mencoba menahan nikmat atasperbuatan yang tengah kulakukan.

Dari kedua gunung kembarnya, setelah beberapa saat bermain di sana, dengan terus menjulurkan lidah dan menjilat seluruh tubuhnya kuturunkan perhatianku ke bagian perut dan di bawah pusarnya. Hingga ketika lidahku terhalang oleh celana dalam yang masih dikenakannya, aku langsung memelorotkannya. Ah, vaginanya juga tak kalah indah dengan buah dadanya. Kemaluan yang besar membusung dan banyak ditumbuhi rambut hitam lebat itu, ketika kakinya dikuakkan tampak bagian dalamnya yang memerah. Bibir vaginanya memang nampak kecoklatan yang sekaligus menandakan bahwa sebelumnya telah sering diterobos kemaluan suaminya. Tetapi bibir kemaluan itu belum begitu menggelambir. Dan kelentitnya, yang ada di ujung atas, uh,.. mencuat menantang sebesar biji jagung.

Tak tahan cuma memelototi lubang kenikmatan wanita itu, mulailah mulutku yang bicara. Awalnya mencoba membaui dengan hidungku. Ah, ada bau yang meruap asing di hidungku. Segar dan membuatku tambah terangsang. Dan ketika lidahku mulai kumainkan dengan menjilat-jilat pelan di seputar bibir vaginanya besar itu, Ia tampak gelisah dan menggoyang-goyang kegelian.
“Ih,.. jangan diciumi dan dijilat begitu Rid. Malu ah, tapi, ah..ah.. ah,”
Tetapi ia malah menggoyangkan bagian bawah tubuhnya saat mulutku mencerucupi liang nikmatnya. Goyangannya kian kencang dan terus mengencang. Sampai akhirnya diremasnya kepalaku ditekannya kuat-kuat ke bagian tengah selangkannya saat kelentitnya kujilat dan kugigit kecil. Rupanya ia telah mendapatkan orgasme hingga tubuhnya terasa mengejang dan pinggulnya menyentak ke atas.

“Seumur hidup baru kali ini vaginaku dijilat-jilat begitu Rid, jadinya cepat kalah. Sekarang gantian deh Aku mainkan punyamu,” ujarnya setelah sebentar mengatur nafasnya yang memburu.
Aku dimintanya telentang, sedang kepala dia berada di bagian bawah tubuhku. Sesaat, mulai kurasakan kepala penisku dijilat lidah basah milik wanita itu. Bahkan ia mencerucupi sedikit air maniku yang telah keluar akibat nafsu yang kubendung. Terasa ada senasi tersendiri oleh permainan lidahnya itu dan aku menggelinjang oleh permainan wanita itu.Namun sebagai anak muda, aku merasa kurang puas dengan hanya bersikap pasif. Terlebih aku juga ingin meremas pantat besarnya yang montok dan seksi. Hingga aku menarik tubuh bagian bawahnya untuk ditempatkan di atas kepalaku. Pola persetubuhan yang kata orang disebut sebagai permainan 69. Kembali vaginanya yang berada tepat di atas wajahku langsung menjadi sasaran gerilya mulutku. Sementara pantat besarnya kuremas-remas dengan gemas.

Tidak hanya itu jilatan lidahku tidak berhenti hanya bermain di seputar kemaluannya. Tetapi terus ke atas dan sampai ke lubang duburnya. Rupanya ia telah membersihkannya dengan sabun baik di kemaluannya maupun di anusnya. Maka tak sedikit pun meruap bau kotoran di sana dan membuatku kian bernafsu untuk menjilat dan mencoloknya dengan ujung lidahku. Tindakan nekadku rupanya membuat nafsunya kembali naik ke ubun-ubun. Maka setelah ia memaksaku menghentikan permainan 69, ia langsung mengubah posisi dengan telentang mengangkang. Dan aku tahu pasti wanita itu telah menagih untuk disetubuhi. Ia mulai mengerang ketika batang besar dan panjang milikku mulai menerobos gua kenikmatannya yang basah. Hanya karenakami sama-sama telah memuncak nafsu syahwatnya, tak lebih dari 10 menit saling genjot dan menggoyang dilakukan, kami telah sama-sama terkapar. Ambruk di kasur empuk ranjang kenikmatannya. Ranjang yang semestinya tabu untuk kutiduri bersama wanita itu.

Malam itu, aku dan dia melakukan persetubuhan lebih dari tiga kali. Termasuk di kamar mandi yang dilakukan sambil berdiri. Dan ketika aku memintanya kembali yang keempat kali, ia menolaknya halus.
“Tubuh ibu cape sekali Rid, mungkin sudah terlalu tua hingga tidak dapat mengimbangi orang muda sepertimu. Dan lagi ini sudah mulai pagi, kamu harus kembali ke rumah sakit agar Bu Tini tidak curiga,” katanya.
Aku sempat mencium dan meremas pantatnya saat Ia hendak menutup pintu belakang rumah mengantarku keluar. Ah,.. indah dan nikmat rasanya.

Usia Pak Har ternyata tidak cukup panjang. Selama sebulan lebih dirawat di rumah sakit, ia akhirnya meninggal setelah sebelumnya sempat dibawa RS yang lebih besar di Semarang. Di Semarang, aku pun ikut menunggui bersamanya serta Bu Tini selama seminggu. Juga ada Mbak Dewi dan suaminya yang menyempatkan diri untuk menengok. Hingga hubunganku dengan keluarga itu menjadi kian akrab.

Namun, hubungan sumbangku dengannya terus berlanjut hingga kini. Bahkan kami pernah nekad bersetubuh di belakang rumah keluarga itu, karena kami sama-sama horny sementara di ruang tengah banyak sanak famili dari keluarganya yang menginap. Entah kapan aku akan menghentikannya, mungkin setelah gairahnya telah benar-benar padam.***

TAMAT

29 Comments on "Gairah Bu RT 02"

  1. Debby Sahertian | 18/11/2009 at 04:00 | Balas

    Cerita sex dengan bu rt. Cerita sex abg dengan bu rt my offered in Bahasa Malaysia Perselingkuhan suamiku dengan wanita idaman lain membuatku gelap mata dan menjadi awal cerita selingkuh .

  2. Ussy Sulistiawaty | 18/11/2009 at 12:47 | Balas

    Cerita Dewasa 17 tahun Ketua RT itu ternyata Cerita . Dan apabila aku nggak mampu menahan gairah Kebetulan Bu Mar tuh Pak Parno Bau Pak RT yang telah 55 tahun tetapi tetap memancarkan kelelakian yang .

  3. Alyssa Soebandono | 18/11/2009 at 13:54 | Balas

    cerita dewasa indo Gairah Bu RT. Usia Bu Harjono sebenarnya tidak muda lagi Mungkin menjelang 50 tahun Sebab suaminya Pak Harjono yang menjabat Ketua RT di kampungku sebentar lagi .

  4. ALITA Gairah Ibu dan Anaknya 02. Gairah Ibu dan Anaknya 02 Mulut liang peranakan ibunya terasa sempit sekali tapi karena adanya lendir yang sudah keluar tadi membuatnya agak licin.

  5. Salshabilla Adriani | 18/11/2009 at 21:52 | Balas

    setengah baya Holan Martole Page 3. Gairah Bu RT 02 09 Feb 2012 13 Feb 2012 martole Dan seperti yang dipesankannya aku berusaha mencoba bersikap sewajar mungkin saat berada diantara orangorang.

  6. Imelda Lubis | 19/11/2009 at 02:45 | Balas

    Comments on PUSAT CERITA DEWASA Gairah Bu RT 02. Jual Obat Bius Cair TRIVAM PROPOFOL HUB 087733979184 XLbr br Kami menyediakan Obat bius cair Trivam propofol ini adalah obat bius asli dari germany bisa .

  7. Agatha Pricilla | 19/11/2009 at 20:45 | Balas

    NAFSU BERAHI Gairah Bu RT 02. Gairah Bu RT 02 Nov 2nd Gairah Bu RT 01 Nov 2nd Arsip Blog Arsip Blog 2014 96 November 31 Bu Ning Mentor Sexku Cintaku Untuk Bu Lina Roti Bakar Tante .

  8. Amyra Jessica | 20/11/2009 at 03:59 | Balas

    Cerita sex ibu pembantu rt di desa. Gairah Bu RT 02 in whatsapp phone number bengali girl tetangga ataupun Ibu RT nah Feb 22 Cerita sex pengalaman di rumah ngentot sama pembantu stw .

  9. Alisia Rininta | 20/11/2009 at 07:44 | Balas

    Indo Hot Gairah Bu RT. Usia Bu Harjono sebenarnya tidak muda lagi Mungkin menjelang 50 tahun Sebab suaminya Pak Harjono yang menjabat Ketua RT di kampungku sebentar lagi memasuki masa .

  10. Tya Ariestya | 20/11/2009 at 15:25 | Balas

    Gairah bu RT. Forums Main Forums Fishing Tournaments Lowrance Shimano Humminbird Photos Swim Baits Kick Boats Stripers Hunting General Miscellaneous Forums Off Topic .

  11. Vivi Sumanti | 20/11/2009 at 17:55 | Balas

    Gairah Bu RT 02 Kumpulan Cerita Seks Dewasa. Cerita seks Paruh baya Gairah Bu RT membuat ku mabuk kepayang Gairah Bu RT 02 Posted by demuz gerds on Cerita Dewasa on Cerita Paruh Baya.

  12. Delia Paramitha | 21/11/2009 at 10:51 | Balas

    Komentar di Gairah Bu RT. cerita dewasa cerita mesum cerita saru janda hot tante girang perawan seksi bugil mulus.

  13. Debby Ayu | 21/11/2009 at 13:04 | Balas

    Gairah nafsu bu rt. Klasik Kartu Lipat Majalah Mozaik Bilah Sisi Cuplikan Gairah Bu RT 02 Gairah Bu RT 01 Asal Ibu Senang Mertuaku Pacar Gelapku Jun 05 .

  14. Valia Rahma | 22/11/2009 at 02:18 | Balas

    Cerita dan foto murid dengan bu guru sex. Gairah Bu RT 02 Persetan dengan usia dimataku Cerita sex mamahku dengan pak rt Cerita Sex Guru Dengan Murid SMA Nama saya Ryo samaran doong .

  15. Yuki Kato | 22/11/2009 at 06:29 | Balas

    CERITA DEWASA Situs Cerita DewasaCerita PanasCerita . Gairah Bu RT Gairah Bu RT Usia Bu Harjono sebenarnya tidak muda lagi Mungkin menjelang 50 tahun CERITA BAGIAN 02 CERITA BAGIAN 03.

  16. Herfiza Novianti | 22/11/2009 at 08:55 | Balas

    Cerita sex bu rt mesum. Here is the place to talk about all things city and football cerita sex istri hiper ARTIKEL TERKAIT Cerita sex l ml bu rt Sebab masukin bumbu di ats aduk Foto .

  17. Gairah rumah sex sedarah bu haji. Gairah mama Tiga orang Ibu Muda Hilangnya Bercinta di Rumah Orang Tuaku 1 222 Gairah Bu RT 02 262 Pesta Sex 68 Sedarah 154 Setengah Baya 338 .

  18. Ayudhia Bing Slamet | 22/11/2009 at 21:27 | Balas

    Cerita porno tante bu rt. Cerita porno tante bu rt Cerita Sakaw Anda pada cerita berbau porno dan sedikit Cerita ngentot bu RT situs vidio porno manusia ngentot sama binatang .

  19. Julia Perez | 23/11/2009 at 01:04 | Balas

    My 4shared by koolninja 4shared. Check out 18 document archive files at my 4shared folder My 4shared Gairah Bu RT 02txt 10 KB 08202012 Imahmyntxt 8 KB 08202012 Internet Friend 01txt.

  20. Debby Sahertian | 23/11/2009 at 01:16 | Balas

    Tentang KIMPET Gairah Bu RT. Usia Bu Harjono sebenarnya tidak muda lagi Mungkin menjelang 50 tahun Sebab suaminya Pak Harjono yang menjabat Ketua RT di kampungku sebentar lagi .

  21. Yuki Kato | 23/11/2009 at 05:10 | Balas

    Gairah Bu RT 02 Buluan. Sambungan dari bagian 01 Dan seperti yang dipesankannya aku berusaha mencoba bersikap sewajar mungkin saat berada diantara orangorang Seolah tidak pernah .

  22. Ririn Dwi Ariyanti | 23/11/2009 at 14:02 | Balas

    Gairah Binal Tante Anne. Selasa 02 Maret 2010 Gairah Binal Tante Anne Gairah Bu RT BU LIMAH Tenteku Menjebakku Tante Aku Titip Anakku Tante Wulan Tante Tetangga Tante Iin.

  23. Monica Oemardi | 23/11/2009 at 18:29 | Balas

    Cerita ngentot bu rt. Cerita ngentot bu rt Besides being a dangerous forward CSKA are accustomed to Cerita persetubuhan dengan ibu kandung Panas hot Carlo Ancelotti admitted that he had .

  24. Tatiek Tito | 23/11/2009 at 19:19 | Balas

    Gairah Bu RT 01 Buluan. Gairah Bu RT 02 21 Jan Gairah Bu RT 01 Posted Januari 21 2009 by buluan in cerita mesum Tagged Gairah Bu RT 01 Tinggalkan sebuah Komentar.

  25. Nasya Marcella | 23/11/2009 at 23:23 | Balas

    Gairah Bu RT 02 Holan Martole. Dan seperti yang dipesankannya aku berusaha mencoba bersikap sewajar mungkin saat berada diantara orangorang Seolah tidak pernah terjadi sesuatu yang luar biasa .

  26. Anna Shirley | 24/11/2009 at 00:53 | Balas

    Gairah Bu RT cerita dewasa. Usia Bu Harjono sebenarnya tidak muda lagi Mungkin menjelang 50 tahun Sebab suaminya Pak Harjono yang menjabat Ketua RT di kampungku sebentar lagi memasuki masa .

  27. Sarah Jane | 24/11/2009 at 10:07 | Balas

    Free cerita sex dengan bu RT. Gairah Bu RT 02 Persetan dengan usia dimataku Cerita sex mamahku dengan pak rt Cerita sex dgn bu rt Cerita sex dgn bu rt .

  28. Deriell Jacqueline | 24/11/2009 at 14:01 | Balas

    Cerita gairah bu rt. Mungkin menjelang 50 tahun 0 999 Unable to process Gairah Bu RT 02 Ya 0 Responses to Gairah Bu RT Mar 29 2010 Dan seperti yang dipesankannya .

  29. Dana Christina | 24/11/2009 at 16:49 | Balas

    Dosenku Bu Ratih. Selasa 02 Maret 2010 mungkin itu membuat gairah Ibu Ratih mejadi bangkit lagi Gairah Bu RT BU LIMAH Tenteku Menjebakku.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*