Indolucky

Unforgettable Memories 01

176hu

Nama saya Anggi. Saya bekerja sebagai manager di salah satu perusahaan multinational yang cukup terkenal di Indonesia. Sudah lama saya tertarik untuk menceritakan pengalaman pribadi saya yang terjadi kira-kira 7 tahun yang lalu di situs ini. Tapi karena kesibukan saya di kantor yang akhirnya baru memberikan kesempatan pada saya untuk menulis sekarang ini.

Saya memang bukan pengagum sesama wanita yang sejati, karena saya juga menyukai pria. Dan kejadian ini adalah yang pertama yang saya rasakan dan saya lakukan selama 2 tahun, dimana wanita ini benar-benar telah membuat saya jatuh cinta dengan sesama jenis. Dan cinta itu masih saya rasakan sampai sekarang, sekalipun kami sudah berpisah 5 tahun yang lalu tanpa kami pernah bertemu lagi. Dia bidadari pertama yang pernah saya jumpai dan membuat saya bertekuk lutut dan tidak pernah dapat berhenti untuk mencintainya.

Kejadiannya berawal 7 tahun yang lalu ketika saya masih menjalani kuliah di negara kangguru, Australia. Waktu itu saya sudah ada di tahun kedua kuliah saya, yang berarti saya hanya tinggal menyelesaikan setahun lagi untuk mendapat gelar Sarjana. Tapi saya sendiri sudah tinggal di kota Sydney lebih dari 4 tahun sampai saya bertemu Cindy di tahun kedua kuliah saya.

Cindy adalah pendatang baru dari Jakarta waktu itu. Cindy baru menyelesaikan pendidikan SMA-nya di Jakarta dan langsung ke Sydney untuk meneruskan kuliahnya. Karena jauh terpautnya usia kami, yaitu 9 tahun, maka kami berdua pun tidak pernah menyangka bahwa kami akan dapat saling tertarik dan jatuh cinta. Apalagi cinta sesama jenis ini belum pernah kami rasakan dan kami lakukan sebelumnya.

Terlebih lagi, saya telah mempunyai pacar seorang pria yang sangat tampan dan pinta (berdasarkan kenyataan dan menurut pendapat semua teman-teman dan juga keluarga saya). Ketampanan pacar saya terbukti dengan banyaknya teman-teman wanitanya, baik orang Indonesia ataupun bule-bule Australia yang mengutarakan langsung keinginan mereka untuk menjadi pacar Rico (bukan nama sebenarnya).

Kami memang tinggal berlainan kota. Saya kuliah di Sydney, sedangkan Rico kuliah di kota Canberra. Kami bertemu minimal sekali dalam sebulan dan biasanya Rico selalu menginap di apartemen saya kalau dia sedang mengunjungi saya di Sydney. Saya sangat mencintai Rico karena dia adalah cinta pertama saya dan pada Rico lah saya berikan kegadisan saya. Saya pernah berpikir bahwa saya tidak mungkin dapat hidup tanpa Rico.

Banyak pria yang saya temui di Australia yang ingin menjadi pacar saya termasuk orang-orang bule di sana, tapi waktu itu hati dan cinta saya hanya untuk Rico. Tapi setelah Cindy muncul dalam kehidupan saya, semuanya jadi berubah total dan saya baru dapat merasakan apa yang dinamakan mencintai dan dicintai, dimana segalanya begitu indah untuk dijalani dan dirasakan.

Cindy sebenarnya adalah teman sekelas adik saya. Adik saya ini datang menyusul saya ke Sydney juga untuk melanjutkan kuliah. Setelah 4 tahun saya hidup sendiri atau sharing apartemen bersama orang bule (baik sesama pelajar atau saya tinggal bersama keluarga Australia di sana), akhirnya saya memutuskan untuk menyewa apartemen sendiri bersama adik saya.

Kami berdua menyewa apartemen dengan 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi. Kamar tidur saya jauh lebih besar dibandingkan kamar tidur adik saya, sehingga siapapun yang ingin menginap di apartemen kami akan tidur di kamar saya, terutama kalau jumlahnya lebih dari 2 orang. Tapi kalau hanya 2 orang biasanya akan kami bagi menjadi 2, yaitu 1 orang tidur bersama adik saya dan 1 orang lagi bersama saya, sehingga kami tidak memerlukan kasur tambahan.

Karena kami hanya hidup berdua di negara orang, maka teman-teman saya adalah teman adik saya juga dan begitu juga sebaliknya. Terus terang, saya tidak ingin adik saya terjerumus dengan pergaulan yang tidak baik di sana. Oleh karena itu, dengan cara yang halus saya mendekatkan diri pada teman-temannya dan juga mengenalkan dia pada teman-teman saya.

Setelah saya tinggal berdua dengan adik saya ini, otomatis pertemuan saya dengan Rico menjadi lebih jarang, karena Rico tidak dapat lagi menginap di rumah saya. Kalaupun Rico ingin bertemu saya lebih lama dari sekedar mengobrol, biasanya kami menginap di hotel. Saya tidak ingin memberi contoh yang jelek kepada adik saya dengan membiasakan pacar-pacar kami menginap di apartemen kami. Disamping itu, Rico pun sibuk dengan pembuatan skripsinya karena tahun itu adalah tahun terakhirnya di Australia sebelum akhirnya dia lulus kuliah dan pulang ke Jakarta setahun lebih awal dari saya sendiri. Pada saat itulah saya berkenalan dengan Cindy.

Waktu itu udara di Sydney cukup dingin karena memang pertengahan ‘winter’. Dengan memakai sweater dan jaket, saya turun dari bis dan berlari kecil menuju rumah. Bayangan segelas ‘hot chocolate’ sudah menari-nari di pelupuk mata saya dan sudah terasa di tenggorokan saya nikmatnya. Membayangkan hal itu, saya benar-benar ingin cepat sampai di apartemen, karena udara di luar makin bertambah dingin.

Hari itu cukup melelahkan karena banyaknya tugas kuliah yang harus saya kerjakan di perpustakaan kampus. Saya sendiri baru meninggalkan perputakaan sekitar pukul 9 malam, waktu pegawai di sana mengingatkan bahwa mereka akan tutup. Begitu sampai di depan gedung apartemen, saya melihat lampu apartemen saya sudah terang, menandakan bahwa adik saya juga sudah pulang. Kami berdua memang sering pulang malam atau malah menginap di rumah teman karena banyaknya tugas-tugas kuliah yang harus kami kerjakan secara berkelompok.

Tapi nampaknya malam itu adik saya membawa beberapa temannya ke rumah. Apartemen saya ada di lantai dasar, sehingga suara dan ketawa mereka dapat terdengar dari luar. Tentu saja dalam bahasa Indonesia. Tapi suara mereka langsung berhenti ketika saya memutar kunci dan membuka pintu apartemen. Dan memang benar dugaan saya kalau saya kedatangan 2 orang tamu, yaitu teman-teman adik saya.

Mereka terlihat langsung menjaga prilaku mereka ketika mereka tahu kalau kakak dari si empunya apartemen itu sudah pulang dan pastinya dalam keadaan sangat lelah karena memang jam sudah menunjukkan pukul 10 malam.

Seperti yang lainnya, mereka memberi salam dengan panggilan ‘Mbak’ ke saya dan saya balas dengan anggukan dan senyuman. Bayangan ‘hot chocolate’ masih mendominasi pikiran saya malam itu. Lalu saya cepat-cepat berganti pakaian rumah (tentunya masih memakai sweater..!) dan pergi ke dapur untuk merealisasikan impian saya itu.

15 menit kemudian saya sudah bergabung dengan mereka di ruang tamu yang juga merangkap sebagai ruang TV atau keluarga. Baru saya sadari bahwa tamu-tamu adik saya ini belum pernah datang sebelumnya, dan salah satu dari mereka telah menarik perhatian saya dan yang akhirnya saya tahu kalau namanya Cindy. Saya sangat menyukai caranya dia berbicara atau ketika sedang bercerita. Tapi dari semua itu, mata Cindy lah yang membuat saya ingin mengenalnya lebih dekat.

Saya memang tidak pandai membaca pandangan mata, tapi entah kenapa setiap kami mengobrol dan tidak sengaja bertatapan, ada perasaan yang lain dalam hati saya. Entah apa, tapi yang pasti makin kami sering bertemu dan semakin saya mengenalnya, saya semakin menyayanginya.

Ketidakhadiran Rico di akhir pekan tidak lagi menjadi masalah bagi saya. Padahal biasanya saya akan uring-uringan jika Rico bilang tidak dapat datang mengunjungi saya. Biasanya Rico harus merayu saya supaya saya mau mengerti dan tidak marah berkepanjangan. Entah kenapa, sejak Cindy sering menginap di rumah, saya cukup melepas rindu saya pada Rico melalui telpon. Mungkin karena kesibukannya dalam menyelesaikan skripsinya Rico tidak merasa curiga atau mempermasalahkan perubahan sikap saya.

Sekalipun kami makin jarang bertemu, saya tetap menghubunginya secara rutin lewat telpon. Hubungan saya sendiri dengan Cindy semakin dekat dan saya juga mulai merasakan perhatiannya pada saya. Tapi hanya sebatas itu, karena kami berdua memang sama-sama tidak berani memulainya. Saya rasa, pandangan mata kami yang lebih sering berbicara kalau sebenarnya kami saling mencintai. Tapi mungkin perasaan saya pada Cindy terlalu besar sehingga saya tidak mampu untuk menutupinya lebih jauh.

Setiap kami bersentuhan lengan, hati saya langsung berdebar-debar dan mengharapkan lebih dari itu. Oh ya, Cindy selalu tidur bersama saya setiap dia menginap di rumah. Dia selalu datang berdua dengan teman satu apartemennya dan temannya tidur di kamar adik saya. Tapi sejauh itu tidak ada yang kami lakukan selain mengobrol sebelum tidur atau setelah bangun tidur. Sampai pada suatu hari, saya merasa cemburu padanya waktu kami pergi beramai-ramai dan Cindy membawa 2 teman kuliah prianya yang berasal dari Korea.

Sepanjang jalan dia bersenda gurau bersama teman Korea-nya itu dan seakan-akan saya tidak dihiraukannya. Saya benar-benar sedih dan marah, tapi saya tahu kalau saya tidak punya hak untuk marah dan akhirnya saya hanya dapat diam sepanjang perjalanan kami sampai kami pulang ke rumah saya. Cindy malam itu juga menginap di rumah seperti biasanya. Tapi malam itu, begitu kami sampai saya langsung mandi dan masuk ke kamar untuk tidur. Saya tidak mempunyai keinginan lagi untuk mengobrol karena saya masih merasa cemburu yang teramat sangat.

Esok paginya saya bangun agak siang, sekitar pukul 9 dan saya yakin adik saya sudah pergi kuliah bersama teman Cindy. Tapi Cindy masih ada di samping saya ketika saya bangun. Dia memiringkan badannya dan menghadap saya yang masih tidur telentang. Saya cukup kaget ketika terbangun dan Cindy sedang memperhatikan saya. Dia memberikan senyum tercantiknya untuk saya pagi itu. Ingin sekali rasanya saya mencium dan memeluknya. Tapi itu tidak mungkin saya lakukan. Paling tidak, saya belum berani melakukannya.

Melihat dia tersenyum sambil menatap saya, langsung saya tanyakan alasannya, “Ada apa? Kenapa kamu senyum-senyum kaya gitu? Jam berapa kamu bangun?”
“Nothing. Seneng aja ngeliat kamu tidur? Saya ngga bisa tidur semaleman.”
“Kenapa ngga bisa tidur? Abis dapat telpon dari Jakarta lagi? Mama sama Papa kamu bertengkar lagi?”

Saya bisa sangat dekat dengan Cindy karena Cindy banyak bercerita tentang keluarganya, juga tentang orang tuanya yang sering bertengkar. Cindy anak tertua dari 2 bersaudara. Adiknya laki-laki.

Cindy menggeleng.
“Trus, kenapa ngga bisa tidur?” tanya saya sambil saya menatap balik ke Cindy dan dia terdiam beberapa saat sebelum berkata-kata yang membuat saya sangat terkejut tapi juga sangat senang.
“Hhmm.. kamu marah yach sama saya?”
Sambil menanyakan hal ini Cindy menundukkan kepalanya tanpa berani menatap mata saya. Posisi badan kami belum berubah, dimana badan Cindy masih miring menghadap ke saya yang masih tidur telentang.

Pelan-pelan saya mengangkat dagu Cindy sehingga kami bertatapan dan saya balik bertanya, “Dari mana kamu tau kalau saya marah sama kamu?”
“Kamu ngediemin saya dari kemaren waktu kita jalan-jalan. Kamu ngga ngajak ngomong saya sedikit pun. Begitu pulang pun kamu langsung tidur abis mandi. Biasanya kita selalu punya waktu untuk ngobrol. Kamu cemburu yach sama temen-temen Korea saya itu?”

Saya benar-benar kaget dengan kalimat Cindy yang terakhir, tapi saya pikir ini saatnya saya harus berkata jujur pada Cindy. Tapi saya mulai pengakuan saya dengan anggukan kepala untuk membenarkan bahwa memang saya cemburu, sekaligus melihat reaksi dan jawaban dari Cindy. Dan jawabannya benar-benar membuat saya bahagia.

“Saya khan cuman berteman sama mereka. Saya ngga punya hubungan apa-apa sama mereka. Kemarin itu mereka cuman minta diceritain tentang pulai Bali dan Jakarta dan saya bilang turis di Bali cantik-cantik, rugi kalau mereka ngga pernah datang ke Bali. Kamu jangan cemburu buta gitu dong dan kamu tuch ngga perlu cemburu sama siapa pun. Saya yang seharusnya cemburu kalau ngeliat kamu lagi ngobrol di telpon sama Rico. Tapi saya tau kalau saya ngga punya hak untuk marah.”

Saya benar-benar kaget tapi juga bahagia mendengar semua pengakuan Cindy dan saya benar-benar yakin kalau cinta saya tidak bertepuk sebelah tangan. Saya mulai memberanikan diri untuk menariknya dalam pelukan saya dan Cindy tidak menolaknya. Sambil berada di pelukan saya, berbagai pertanyaan saya tanyakan pada Cindy.

Bersambung ke bagian 02

40 Comments on "Unforgettable Memories 01"

  1. Elma Theana | 18/11/2009 at 11:32 | Balas

    UNFORGETTABLE MEMORIES. UNFORGETTABLE MEMORIES Sunday October 12 2008 01 AM 0 Comments Wednesday September 10 2008 Didnt go to jiajuns bbq yesterday D mother dont allow .

  2. Oline Mendeng | 18/11/2009 at 18:03 | Balas

    Unforgettable Memories still strong for Conrad former Tigers. Unforgettable Memories still strong for Conrad 0154 Cancer survivor runs through Monroe County 0106 NFL Daily Blitz Pro Bowlers handed .

  3. Djoewariah | 19/11/2009 at 05:26 | Balas

    True Life Story170113 Will Remain An Unforgettable . 170113 will remain an unforgettable memory in my lifelike every other nights I went to bed and said goodnight to my Son 22yrs and my daughter .

  4. Donna Harun | 19/11/2009 at 08:05 | Balas

    My Unforgettable Experience Unforgettable Moments. Well I think this experience will always on my mind and It will be lasted It just started when my cousin opened up his love story to us and share his .

  5. Vicky Burky | 19/11/2009 at 12:53 | Balas

    English essay Unforgettable memories Science . English essay Unforgettable memories Posted by MariaCarolina LatorreSocas in ENG2008 on Tuesday September 20 2011 at 301 pm.

  6. Reynavenzka | 19/11/2009 at 13:35 | Balas

    Holy Ship in 10 Unforgettable Moments EARMILK. Holy Ship in 10 Unforgettable Moments 01172014 Assimilating back to real life after Holy Ship is no easy task The 60 hour nonstop party all starts to feel .

  7. Kiki Maria | 19/11/2009 at 14:59 | Balas

    Past Unforgettable Memory Paragraph Pdfsdocumentscom. President Bushs false flashbulb memory of 91101 Depending on the cause memory loss may have either a sudden or gradual c unforgettable memories .

  8. Marissa Haque | 20/11/2009 at 04:48 | Balas

    Unforgettable moments SATA. Condies da campanha Vendas de 01 a 15 de junho de 2015 Viagem de 26 de setembro a 17 de outubro de 2015 Ida e volta Nmero limitado de lugares .

  9. Andrea Dian | 20/11/2009 at 07:19 | Balas

    Unforgettable Memories Alan and Renees Wedding Reception . This ones for you Ren you are an inspiration to all of us Unfortunately the camera battery died and I missed Alans half of my speech if any family .

  10. Fauziah Alatas | 20/11/2009 at 10:53 | Balas

    VUDU Unforgettable Memory Kings. Watch Unforgettable Memory Kings instantly on VUDU When the scientist who helped Carrie understand her memory abilities is murdered she must track down other .

  11. Sheila Marcia Joseph | 20/11/2009 at 11:50 | Balas

    Unforgettable Memories. Unforgettable Memories i will never forget the time that we have spent together no matter what happens it will always be inside my heart.

  12. Yati Surachman | 20/11/2009 at 16:23 | Balas

    memories are unforgettable A Lonely Life. 01022015 0920 PM Unregistered memories are unforgettable bad memories its the best for learn from the past good memories will make happy to remember .

  13. Anita Carolina Mohade | 21/11/2009 at 01:35 | Balas

    Airlinersnet forum Unforgettable Memories Boarding 727 . Posted 20050115 15 It was a fun experience and the feeling of being on the tarmac amongst all other airliners was unforgettable Unforgettable Memories .

  14. Desy Ratnasari | 21/11/2009 at 03:15 | Balas

    ISDEV NEWS UNFORGETTABLE MEMORIES OF THAILAND. In front of Baan Nua Mosque 11 12 13 Nov A memorable trip to Thailand organized by USM MISDEV 11 have shown a big success The trip had taken place .

  15. Poppy Sovia | 21/11/2009 at 04:03 | Balas

    The Unforgettable Memories of School Life 20132014. Published 20150127 Posted in School Activities View with PicLens.

  16. Davina Veronica | 21/11/2009 at 05:07 | Balas

    Unforgettable MemoriesThrd2Pt 28 pg 127thrd 3 . Unforgettable MemoriesBest difference between PROMISES and MEMORIESPROMISE 01 March 2012 at 950pm Golden unforgettable Maaneet moments a year before 2 3 .

  17. Fanny Ghassani | 21/11/2009 at 09:21 | Balas

    Unforgettable Moments Singapore About Facebook. Unforgettable Moments Singapore 41381 likes 856 talking about this The Official Facebook Page of PANDORA Singapore Life is full of Unforgettable.

  18. Ida Nursanti | 21/11/2009 at 11:22 | Balas

    Life Through Reflections Unforgettable Moments. 26 January 2010 at 0118 Beverlydru Egmont Jill and Diane thank you all for sharing your own sentiments on what unforgettable moments mean to you.

  19. Masayu Anastasia | 21/11/2009 at 13:16 | Balas

    My Unforgettable Memories Goodreads. My Unforgettable Memories Watchman Nee and Shanghai Local Church This book is an astonishing reminiscence of a young Christian at the Shanghai Local .

  20. The ShangriLas Unforgettable Memories. The ShangriLas Unforgettable Memories CRC failed in The shangrilas Unforgettable memories01 Remember Walking In the Sand flac The file is corrupt.

  21. Metha Yunatria | 21/11/2009 at 17:34 | Balas

    Jurassic World 2015 TV Spot Unforgettable Memories . This summer discover the one place where your family will create unforgettable memories Feb 01 2015 Super Bowl TV Spot Nov 23 2014 TV Spot The Park is Open.

  22. Meitha Thamrin | 21/11/2009 at 22:29 | Balas

    Drews Famous Unforgettable Memories CD Album. Drews Famous Unforgettable Memories music CD album at CD Universe enjoy top rated service and worldwide shipping.

  23. Tania Hardjosubroto | 21/11/2009 at 23:08 | Balas

    Baros Maldives Offers Unforgettable Memories this Eid . Baros Maldives Offers Unforgettable Memories this Eid This coming Eid Baros Maldives invites GCC residents to escape the summer heat and experience an authentic .

  24. Aryani Fitriana | 22/11/2009 at 00:05 | Balas

    UnFoRgeTTabLe MeMoRieS. UnFoRgeTTabLe MeMoRieS My MeMoriEsWilD as tHe sEaTheY caN NeveR bE fRee Was iT a DreaM Posted by eyande at 901 AM 0 comments Home Blog Archive.

  25. Ratmi B-29 | 22/11/2009 at 00:54 | Balas

    Always On My Mind 18 Unforgettable Memories eMule . Always On My Mind 18 Unforgettable Memories 01 Always On My Mind 0341 02 Making Love Out Of Nothing At All 0437 03 Paint My Love .

  26. Debby Kristy | 22/11/2009 at 03:32 | Balas

    Amazoncom Various Unforgettable Memories Music. Amazoncom Various Unforgettable Memories Music Amazon Try Prime CDs Vinyl Go Shop by Department Hello Sign in 001 399 shipping Used Very Good .

  27. Michelle Ziudith | 22/11/2009 at 03:58 | Balas

    Unforgettable Memory Masters Season 2 Episode 4 Video . Unforgettable Memory Masters Season 2 Episode 4 0115 Unforgettable s Unforgettable Dramas HD by Yoshikitty.

  28. Raihaanun | 22/11/2009 at 22:59 | Balas

    Unforgettable Memories Challenge blogs. Challenge blogs are a great way to get your mojo flowing Ive pointed you towards the ScrapJack challenge blog before and the sketch site Inspired Blueprints.

  29. Nindy Ayunda | 23/11/2009 at 02:57 | Balas

    A Softball Players Unforgettable Memory Power Poetry. A Softball Players Unforgettable Memory Thu 01302014 2215 daniizunigaa Comments Login or register to post a comment .

  30. Sheila Dara Aisha | 23/11/2009 at 05:00 | Balas

    Unforgettable Memories 03 YouTube. Alan and Renees Wedding Vows.

  31. Stella Cornelia | 23/11/2009 at 11:00 | Balas

    Welcome to 2015 Sancheoneo Ice Festival. Welcome to Hwacheon Sancheoneo Ice Festival Unforgettable memories Period Sat Jan10 Sun Feb01 2015 Seondeung street Sat Dec20 2014 .

  32. Grace Simon | 23/11/2009 at 11:57 | Balas

    Classic Pop Orchestr Unforgettable Memories CD Album. Classic Pop Orchestr Unforgettable Memories music CD album at CD Universe enjoy top rated service and worldwide shipping.

  33. Caroline Zachrie | 23/11/2009 at 15:08 | Balas

    Unforgettable Memory National Solidarity Programme NSP. Unforgettable Memory Ajwar one of the remote villages of Balablook district of Farah province is located in a mountainous terrain 5302010 90100 PM.

  34. Shenny Andrea | 24/11/2009 at 02:28 | Balas

    Unforgettable Memories Scrap Challenges. Sometimes a challenge is just what a person needs to get the mojo going again Im participating in a challenge this week to use a song title or lyrics on .

  35. Enny Haryono | 24/11/2009 at 03:05 | Balas

    Download Tommy Roe Unforgettable Memories Torrent . Download Tommy Roe Unforgettable Memories torrent or any other torrent from Other Music category.

  36. Jessica Iskandar | 24/11/2009 at 03:26 | Balas

    My Unforgettable Memories. My Unforgettable Memories Posted by roselabio at 301 AM 0 comments Email This BlogThis Share to Twitter Share to Facebook Share to Pinterest Thursday .

  37. Ayu Diana | 24/11/2009 at 06:47 | Balas

    Unforgettable Moments 1101 1930MLK vs Tucker. How to order Click View to enlarge each photo and select your print or product You may also select several photos and click Order photos Click Buy all to .

  38. Chitra Dewi | 24/11/2009 at 11:15 | Balas

    Unforgettable Moments Dailymotion. Unforgettable Moments Dying Light Funny Moments with Friends 2 Unforgettable Death 0113 JiYeEn tu .

  39. Yessy Gusman | 24/11/2009 at 13:41 | Balas

    Imperial Classics Johann Strauss Unforgettable Memories . Amazoncom Alfred Scholz The Vienna Volksoper Orchestra Imperial Classics Johann Strauss Unforgettable Memories Volume 4 Music.

  40. Download Trance Hypaethrame Unforgettable Memories . Download Trance Hypaethrame Unforgettable Memories Trance AllStars Records TAR1420 WEB 2014 01 Unforgettable Memories Original Mix 0834.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*