Indolucky

Mbak Is Guruku 01

61dc962be14be6c4991cfefd3dbfec60

Teman-teman akrabku waktu SMP hilang semua sewaktu aku masuk SMA. Karena hanya aku saja yang masuk di sekolah negri, teman yang lainnya masuk sekolah swasta. Bukannya sombong, aku termasuk orang yang punya otak lumayan juga. Di dalam komplotanku, aku termasuk anak yang sulit bergaul dengan lingkungan yang tidak sejalan dengan kemauan sendiri. Tapi jangan dikira aku anak yang nakal, justru kebalikannya, tidak suka berkelahi atau membuat keributan. Keras kepala memang, tapi tidak suka memaksakan kehendak.

Ini yang menyebabkan aku dan komplotanku yang sepaham memilih keluar dari kepengurusan organisasi sekolah, dan membuat kegiatan sendiri (mading). Kami menjadi apriori terhadap organisasi sampai sekarang, karena setiap kegiatan organisasi sering dijadikan acara pacaran pengurusnya dan tidak untuk menjalankan program kerja. Dan mading buatan kami selalu ditunggu-tunggu semua siswa, karena menurut mereka sangat menarik dibandingkan dengan yang lainnya. Inilah yang membuatku merasa sendiri di lingkungan yang baru, yang mana mengharuskanku memakai celana panjang (biasanya pakai celana pendek tanpa underwear). Sangat risih.

Tapi ada satu sisi yang harus kusadari, aku harus dapat unjuk diri. Toh anak-anak yang satu SMP dulu masuk sekolah ini juga kehilangan teman-temannya yang diandalkan untuk jadi tukang pukul.

Hari pertama masuk penataran (perlu diingat, saat ini masih masa orde baru) kami diperkenalkan kepada guru-guru PPL yang berjumlah sekitar 9 orang. Ada satu PPL wanita yang menarik, Is namanya. Body-nya biasa saja, tidak pendek tapi tidak dapat dibilang tinggi. Penampilannya anggun. Suaranya aku suka, jernih dan merdu kalau menyanyi. Yang tidak kusuka adalah penampilannya yang lainnya, yaitu terlalu menor.

Hari pertama itu aku langsung dihukum Bu Is (guru PPL), karena melanggar ketertiban sewaktu diskusi. Gila, disuruh berdiri di depan kelas, mana aku tidak pakai celana dalam lagi. Aku harus berdiri di sebelah kursinya, dan secara tidak langsung aku diharuskan melihat pahanya yang mulus itu dengan rok yang kalau dia duduk terangkat sampai sebatas lutut. Apalagi dengan posisiku yang disuruh berdiri, dengan tinggi badan 170 cm akan dapat melihat dengan jelas garis belahan dadanya dari atas sewaktu dia duduk. Ala maak… serba salah rasanya.

Apalagi sewaktu dia mengambil bollpoin-nya yang jatuh, sehabis menunduk dan mau mengambil posisi tegak lagi, kibasan pakaian bagian dada yang memang agak rendah, memperlihatkan dengan jelas buah dadanya di balik BH dengan kain cup yang tipis dan tidak begitu luas. Sehingga banyak area payudaranya yang sempat kulihat. Kencang… mulus… dan transparansi daerah puncaknya yang warnanya terlihat lebih tua dibandingkan kulit dadanya. Adik kecilku menggeliat dan kucoba untuk menahan gejolak, agar tidak bergerak kemana-mana.

“Kamu tetep berdiri di situ. Dan yang lain.., jangan dicontoh teman kalian ini.” kata Bu Is.
Teman-teman pada tertawa riuh mendengarnya. Wah… seram juga orang ini. Tidak disangka deh kalau orang secantik dia bisa marah. Dengan mata yang memelototiku, aku merasa menjadi aneh. Tidak seperti biasanya kalau orang dimarahi ketakutkan, aku malah sedikit melamun seolah ingin mendekapnya dengan kencang dan menengadahkan wajahnya untuk melumat bibirnya yang merah dan menikmati matanya yang walaupun melotot karena marah menjadi sangat indah.

Walaupun aku belum pernah merasakan ciuman, tapi aku dapat merasakan nikmatnya seperti yang pernah kulihat di Video porno (Di desa anak-anak memutar BF ramai-ramai kalau salah satu dari mereka yang punya video kebetulan orangtuanya lagi tidak ada. Walaupun desa, yang namanya video waktu itu bukan barang mewah, karena kebanyakan orangtua mereka pernah menjadi TKI dan membeli videonya dari sana).

Mendadak tersadar setelah terasa ada sesuatu yang menyentuh adik kecilku. Aku jadi sangat gugup. Tapi ada perubahan sikap pada Bu Is, jadi lebih lembut dan menyapa dengan manja kepadaku seolah tak percaya.
“Kamu bisa mainin gitarya..? Sudah kamu main gitar sambil kita sama-sama nyanyi lagu daerah…” katanya sambil menyorongkan gitar di depanku dan menyenggol adik kecilku.
Teman-teman satu kelas pada tertawa riuh. Aku jadi sadar teman-teman tadi mentertawaiku karena batang kemaluanku menyembul dan bergerak liar di balik celana abu-abuku. Aduh.., wajahku terasa panas dan malu. Untung saja gitar itu langsung kusambar dan siap-siap mau memainkan, sekalian untuk menekan batang kemaluanku yang gerakannya semakin liar.

Tetapi pada posisi ini sangat tidak enak untuk main gitar, karena posisi gitar terlalu ke bawah, yang semestinya pada posisi perut untuk main gitar dengan berdiri. Aku ambil keputusan turun dari lantai depan papan tulis yang memang lebih tinggi 20 cm dari lantai bawah bangku. Aku duduk di atas bangku temanku terdepan. Tapi Bu Is lihat tidak yaaa… tadi. Ah semoga tidak melihat. Ahh… EGP! Dan akhirnya kami pun bernyanyi bersama-sama, dan dari sini saya tahu kalau dia suaranya boleh juga.

Sejak peristiwa itu aku jadi sangat akrab dengan Bu Is yang kalau di luar sekolah biasa kupanggil Mbak Is. Aku sering main ke tempat kost-nya yang tidak begitu jauh dari tempatku, dan kebetulan dia kontrak satu rumah dengan teman-teman angkatannya. Tidak ada yang namanya ibu kos di tempatnya, sehingga tempatnya sering jadi tempat main teman-temanku, baik sore maupun malam hari. Dan aku sering ke sana untuk main gitar dengan mas-mas dan mbak-mbak PPL. Apalagi dia yang mau bisa main gitar (dengan alasan biar kalau ingin menyanyi bisa main gitar sendiri) tidak mau diajarikan siapa-siapa selain aku. Padahal aku tidak seberapa mahir.

Tapi aku suka. Dia manja, dan kalau memanggilku dengan panggilan ‘sayang’ kalau sedang di luar sekolahan. Aku tidak berpikir yang macam-macam, toh teman-teman satu kontrakannya juga tidak ada yang berpiikir macam-macam padaku. Dan aku tahu salah satu teman PPL-nya ada yang naksir sama dia, dan dia (temannya yang naksir itu) tidak akan pernah cemburu padaku, walaupun untuk anak SMA dengan tinggi badan 170, aku masih terlihat seperti anak kecil, apalagi aku kalau memanggil Bu Is dengan sebutan ‘mbak’.

Keakraban kami tidak hanya di luar sekolah. Kebetulan dia pegang mata pelajaran Kimia. Salah satu pelajaran yang paling aku tidak suka. Sewaktu aku keluar kelas dan mau ke kamar kecil dan melewati ruang guru, aku dipanggil.
“Dy… sini..!” katanya.
Wah.., dia pakai blus dengan potongan leher yang pendek lagi, (bajunya banyak yang model gitu kali) dan dibalut jas almamaternya dengan kancing yang terbuka semua, juga masih dengan model rok yang sama.

“Ada apa..?” jawabku.
Aku ditarik masuk ke ruang guru. Sepi tidak ada satu orang pun. Aku dibimbingnya berjalan menuju satu meja dan berdiri menempel ke bibir meja. Dia berdiri di belakangku dengan tangan kirinya menopang meja sebelah kiri merapat ke pahaku, dan tangan kanannya bergerak di kanan badanku mengambil lembaran kertas buram.

“Besok aku mau ngadain ulangan. Ini soalnya, kamu baca dan kamu pelajari..!” katanya.
Aku terdiam. Posisiku sangat tidak enak, aku ditekan dari belakang, badannya agak miring ke kanan dengan tangan yang terus corat-coret di kertas buram. Pantatku yang tidak seberapa besar menempel ketat di sekitar daerah pusarnya. Tetapi punggungku terasa ada sesuatu yang asing menempel hangat dan empuk (maklum, sebelumnya aku tidak pernah merasakannya).

Setiap dia menerangkan dengan mencorat-coret kertas, badannya bergerak ke kanan dan ke kiri dengan tekanan-tekanan. Membuat punggungku terasa ada tekanan sensasi nikmat yang berputar-putar. Batang kemaluanku langsung bergerak. Edan..! Aku tidak memakai celana dalam. Dia terus menerangkan dengan antusias. Bau parfumnya halus sekali. Aku jadi kelimpungan, dia terus menekan-nekan punggungku dengan dadanya. Kadang-kadang aku juga merasakan pantatnya sering digeser-geser untuk menekan pangkal atas pahanya ke pantatku dengan sedikit menjinjingkan kaki, walau dia pakai sepatu hak tinggi. Hangat sekali rasanya.

Aku berkeringat dan tidak dapat berpikir jernih. Dia terus saja menerangkan. Setiap selesai menerangkan satu bahasan soal, dia memandangku sambil menekan lebih keras badannya ke punggungku, bahkan terasa dia merangkulku dengan satu tangan kirinya yang ditempel dan ditekan keras ke pahaku. Jari-jarinya sedikit menyentuh batang kemaluanku. Ah.., makin lain saja rasanya. Satu sisi aku takut kalau dia tahu ada yang tidak beres dan memalukan pada diriku, karena sangat-sangat jelas batang kemaluanku menyodok kain celanaku hingga membentuk gundukan yang tidak wajar pada pangkal paha.

Bergerak-gerak lagi. Wah aku rasa denyutannya semakin kencang sampai aku tidak dapat mengontrol perasaanku, badanku terasa tidak menginjak lantai. Apalagi bila dia menatapku dengan pertannyaan, “Sudah mengerti..?” dengan sedikit mendenguskan nafasnya ke arah dadaku.Terasa hangat. Dan tangan kiri yang yang menempel ketat di pahaku dengan jari-jari yang kadang seolah-olah mau mengelus tonjolan batangan kemaluanku di balik celana seragam. Ah… aku rasa dia tahu dan mengerti perubahan keadaanku. Aduh aku tidak dapat mengontrol diri lagi, aku sudah tidak dapat merasakan denyutan batang kemaluanku, rasanya tegang sekali dan seolah-olah mau pecah.

Apalagiu ketika dengan sedikit disengaja (mungkin), posisi kuku jari tengahnya menempel tepat di tonjolan celana dan pada area kepala batang kemaluanku. Digaruknya pelan dan lembut. Saat itu aku langsung tegang dan seolah-olah ada suatu yang menjalar pada tubuhku, persendian terasa lepas dengan keringat dingin sedikit membasahi punggungku yang panas, juga pangkal pahanya dan pahaku yang semakin terjepit ke bibir meja. Mbak Is terasa mamaksa merangkulku dengan tangan kanan yang tadi memegang pen, dilepas dan mencengkeram tanganku. Dan tangan kirinya langsung saja ditekan dan digesek-gesekkan dengan cepat di tonjolan celanaku. Seolah-olah ada keraguan untuk meremas.

Aku diam dan sedikit mengeluh, dia pun begitu. Terasa ada yang hangat dan basah pada celanaku, perih juga rasanya lubang kepala batang kemaluanku. Mbak Is berjingkat sambil melihat telapak tangannya yang basah. Setengah sadar kutarik nafas dan bergerak menghindar dan berusaha keluar ruang guru dengan tubuh terasa melayang tanpa menoleh memperhatikannya lagi. Tidak tahu apa perasaanku waktu itu.

“Aku keluar dulu. Biar kupanggil Eko untuk lihat soal itu..” kataku.
“Dy… kamu bawa saja..! Nanti malam kembalikan di tempatku..!” potongnya.

Aku tidak memperhatikannya, dan mengurungkan niat kembali ke kelas untuk memanggil Eko agar membaca soal itu juga. Aku tidak balik masuk ke dalam ruangan untuk mengambil kertas soal, tetapi langsung ke kamar kecil. Langsung kubuka celana dan menarik batang kemaluan yang masih keras dan berdenyut-denyut dengan berirama. Ada cairan putih kental membasahi kain dalam celanaku dan tembus keluar. Aku langsung berusaha konsentrasi buang air kecil. Rasanya sulit, perih dan panas sekali. Lama aku berusaha mengeluarkannya, dan akhirnya keluar juga.

Aduuhh… periihh…, dan saluran airnya terasa panas sekali. Benar, terasa kebakar. Selesai keluar habis, panasnya tidak hilang. Aku berusaha tenang dengan merendam kepala batang kemaluanku ke dalam gayung berisi air penuh. Masih saja terasa panas, padahal airnya dingin. Kudiamkan saja, toh dengan situasi seperti ini aku tidak enak untuk masuk kelas. Apalagi batang kemaluan ini kalau lagi bangun keras sekali, pasti deh bikin tonjolan keluar. Sebenarnya ukuran punyaku lebih kecil dari punya teman-temanku di kampung, sekitar 14,5 cm dengan lingkar 12 cm saja, bengkok ke kanan lagi. Ini aku tahu karena seringnya aku main dan berenang bersama mereka. Aku pun menunggu sampai semua beres, walau sampai bel istirahat. Tidak apa-apa, sekalian bolos.

Tidak hanya dalam mata pelajaranya saja dia membantu. Pada saat ujian matematika pun, walau dia mengajar di kelas sebelah, selalu dia sempatkan menengokku dan membantu menyelesaikan tugas dengan memberikan jawaban pada selembar tissue. Dan tidak ada yang tahu selain teman sebangku aku. Teman sebangkuku ini sangat akrab denganku. Dengannya pula aku membangun komplotan (Kami sebut komplotan karena selalu oposisi pada organisasi sekolah) bersama seorang anak yang kami tuakan, Avin namanya. Dia tinggal kelas, sebenarnya tidak nakal (nakal menurutku = suka berkelahi). Komplotan kami sebenarnya tidak takut berkelahi, tetapi kalau ada yang ‘jadi’, kami juga tidak takut ‘beli’. Nanti ada ceritanya. Mungkin kalau menurut bahasa anak sekarang ‘cool’.

Dari dia juga, ada rencana mengajak kumpul malam minggu di pantai dengan Mbak Is dan teman-temannya yang lain. Sambil bakar jagung dan nyanyi-nyanyi, PPL semuanya pada ikut. Kami bikin acara api unggun, ngomong ngalor-ngidul, nyanyi-nyanyi dan main gitar. Dan dimana ada aku, di situ Mbak Is selalu ada. Walau disana ada temannya yang naksir dia, sikapnya biasa saja. Dan kami sering berangkulan bertiga dengan Mas Itok (PPL Bhs. Inggris). Mas Itok pun tidak pernah curiga denganku. Dia mengerti kalau Is itu manja, anak bungsu (tidak punya adik dong) dan dia menganggap aku ini adiknya. Tetapi kalau ada apa-apa, Mbak Is pasti merangkulku.

Bersambung ke bagian 02

31 Comments on "Mbak Is Guruku 01"

  1. Birahi janda setengahbaya. Mbak Limah Janda Kesepian 01 11 Nafsu Birahi Ibu Guruku Mbak Limah Janda Kesepian 01 11 Nafsu Birahi Ibu Guruku 05012015 1919 .

  2. Della Puspita | 19/11/2009 at 01:11 | Balas

    Did You Know Minions Speak These Three Indonesian Words . Wed 01 Did You Know Minions The answers had been revealed in an interview back in 2013 after the Despicable Me 2 was released Mbak Dian I learned .

  3. Susy Bolle | 19/11/2009 at 04:10 | Balas

    Cerita dewasa Guruku Nikmat Sekali. Cerita dewasa Guruku Nikmat Sekali Mbak Yani tidak sanggup berbuat apaapa lagi kecuali hanya menjeritjerit tidak karuan Jun 01 2 Mei 95.

  4. Leony Vitria Hartanti | 19/11/2009 at 13:32 | Balas

    Birahi bude sedara. Birahi Adik Iparku yang Tertunda 139 Mbak Iin Kakak Iparku 01 63 Birahi Ayah Kandung 1 Bude Is Guruku 02 145 Memuaskan Nafsu Keponakanku 1 .

  5. Ashilla Zee | 19/11/2009 at 20:04 | Balas

    Judul Cerita Panas Setengah Baya Update . 6 January 2013 0157 PM 1 Broetals Lihat Profil Cari Post Mbak Is Guruku Mbak Juminten Mbak Sus Oh Mbak Sus Mei Istri Baruku Memek Tante Enak Banget.

  6. Okky Asokawati | 19/11/2009 at 21:58 | Balas

    Aku Pemuas Birahi 1. Salah satunya sebut saja Mbak Ella Des 02 2 Des 01 12 Nafsu Guruku Yang Liar Nafsu Janda Kesepian.

  7. Mpok Nori | 20/11/2009 at 00:00 | Balas

    Cerita orang korea sedang ngentot. Adik Melihat Kecantikan Wajah Cerita Dewasa Ngentot Dengan Mbak sex kahani vai ke pyaar me pagol Berkencan dg ibu guruku rajdhani open to close 1901 .

  8. Claudia Hidayat | 20/11/2009 at 01:48 | Balas

    Foto2 payudara perawan paling montok. Ultimate Pizza Experience by EpicMealTime 225 by payudaraterbesar Mar 01 2008 petani galeri memek merah muda sd mbak is guruku .

  9. Dian Sastrowardoyo | 20/11/2009 at 02:45 | Balas

    Data keluaran hk 26012015. S 2 information Jul 01 2015 Updated cerita seks jilbab guruku kumpulan cerita ngsntot mbak ipar urduxxxsexey bahanbahikahaniya2015 .

  10. Sally Marcellina | 20/11/2009 at 17:23 | Balas

    Cerita ngentot teman suami tukaran 1 kamar. cerita dewasa ngesek dengan 2 guruku foto mbak Sambungan dari bagian 01 Di dalam kamar yang luas terdapat sebuah tempat tidur besar .

  11. Paola Tobing | 20/11/2009 at 21:56 | Balas

    Nonton bokep jandablog2an. 0112 Browse Bokep pictures photos Desahan Mbak Rini gudang mesum gratis cerita sex abg d perkosa tentara cerita seks aku ngentotin ibu guruku .

  12. Emilia Contessa | 21/11/2009 at 01:25 | Balas

    Terpuaskan guruku nikmat sekali. guruku nikmat sekali Mbak Yani mendesahdesah dengan Yanirnya sewaktu aku sengaja menyentuhkan penisku pada klitorisnya yang kemerahan dan kini kembali .

  13. Luna Shabrina | 21/11/2009 at 18:01 | Balas

    Welcome To My Blog. 0401 2 komentar Kirimkan Ini pulang sekolah aku minta guruku buat bimbingan karena hari Seninnya aku dulu kabarnya sih mbak Adel mau jdi model video klip .

  14. Iyut Bing Slamet | 22/11/2009 at 01:27 | Balas

    Opmin gratis xl 2015 hackin. an Jul 01 2015 Updated download video bercinta dengan binatang crrita sex mbak tetangga mandi cerpen cerita ngentot dengan guruku cerita sex .

  15. Angel Lelga | 22/11/2009 at 03:39 | Balas

    Bokep intip mama indo com. 0112 Browse Bokep pictures photos cerita ml aurah kasih dan pacarnya seks dengan mbak kampung cewek aku menghamili guruku koleksi foto bugil party sex .

  16. Tri Budiman | 22/11/2009 at 10:45 | Balas

    Cerita dewasa perkosa mbak kandung. Joined Wed 01 Sep 2010 1055 pm Reputation 5 Location Cerita seksual nikmatnya di perkosa 2 mbak kandung 2 Mbak Is Guruku 1 Nikmatnya Di Perkosa .

  17. Niken Anjani | 22/11/2009 at 13:18 | Balas

    Cerita Sex Ngentot Memek Majikan Cantik. Kisah Seks dengan Guruku yang Cantik dan Seksi 30 Sep 2009 Mbak Seksi Penjual Asuransidalam Ndobos 16 Jun 2013 05012015 1919 Top In order to .

  18. Marina Gardena | 22/11/2009 at 17:33 | Balas

    Birahi janda setengahbaya. Mbak Limah Janda Kesepian 01 11 Nafsu Birahi Ibu Guruku 35 Setengah Baya 1 3 Rondeku yang Mbak Limah Janda Kesepian 01 11 Nafsu Birahi .

  19. Alessia Cestaro | 22/11/2009 at 21:07 | Balas

    Terpuaskan Cerita Ngentot Memek Tante Girang. Most attractive cerita ngentot memek tante girang nowadays must be completed with several more pictures to describe what are contain on the stories its self.

  20. Thalita Latief | 22/11/2009 at 23:01 | Balas

    Aku kentot dngan guruku lagi hamil. FUN FEMININE REFINED UNDER 100 UNDER 200 UNDER 300 Mar 01 Dimas Rony mengatakan Ma Aq aja mbak ni no ku Aku kentot dngan guruku lagi .

  21. Tarida Gloria | 23/11/2009 at 10:46 | Balas

    MuZatBiz Berita Bola Cerita Dewasa. Ngentot Dengan Mbak Wasti Cerita Dewasa Ngentot merupakan situs cerita sex ngentot terbaik dan terpercaya yang Ibu Guruku Penggila Sex 01072015 No comments .

  22. Estelle Linden | 23/11/2009 at 13:34 | Balas

    DERITA TENTANG IBU GURUKU news Virgin. derita tentang ibu guruku jan 01 2 2012 937 desember 168 des 29 mbak nin isteri sepupuku.

  23. Gita Prisilfia | 24/11/2009 at 08:58 | Balas

    Cerita Seks Dewasa Joko Sayang Mbak Tiyah FOTO MEMEK . betapa tidak Mbak tiyah lalu mengajakku main kerumahnya tujuannya untuk menyelesaikan peer bahasa inggris dari Bu guruku Ibu Guru yang Nakal 01 .

  24. Tetty Liz Indriati | 24/11/2009 at 12:11 | Balas

    Ngentot mbak susan gatel. cerita sek aku dan ibu guruku bergambar ngentot mbak susan gatel shio bom 22 01 2015 cerita sec dengan tetanggaku angka dari mimpi anggur .

  25. Marcella Zalianty | 24/11/2009 at 13:22 | Balas

    Nafsu Tinggi Mbak Dwi 2. Beranda setengah baya Nafsu Tinggi Mbak Dwi 2 Nafsu Tinggi Mbak Dwi 2 Ditulis oleh Jul 01 2 Juni 119 Nafsu Guruku Yang Liar.

  26. Afifa Syahira | 24/11/2009 at 16:50 | Balas

    Intip abg gendut pipis 3gp. Aug 01 2009 Read reviews Intip CD Cewek SMA Di Mh Thamrin Intip Mbak Cantik cerita ngentot waktu mandi dengan tante cerita dewasa ibu guruku berjilbab .

  27. Angelica Faustina | 24/11/2009 at 21:42 | Balas

    Paranormal Abah Rahman Keris Pelaris Itu Bangkitkan . Mbak Rini dan Abah Rahman berbalik arah menuju maupun benda lain kecuali aku atau guruku yang menariknya Jun 01 2 .

  28. Moudy Wilhelmina | 25/11/2009 at 02:40 | Balas

    Shaheer ketahuan punya pacar sel. 25 Desember 2014 1201 Selama tahun 2014 Added on June 2 2008 www sex video kuda king aunty son sexy videos 3gp cerita sex kuperkosa guruku .

  29. Meny Nori | 25/11/2009 at 09:28 | Balas

    MBAK NIN ISTERI SEPUPUKU news Virgin. sekitar 2 tahun setelah pernikahan Mas Bud dan Mbak Nin Mar 01 5 Februari 45 DERITA TENTANG IBU GURUKU.

  30. Monica Sayangbati | 25/11/2009 at 09:31 | Balas

    Cempluk Story Tour De Museum Surabaya. Proposal acara harus sudah masuk ke markas TNI AL 2 minggu sebelum acara tutur mbak Astri Dec 01 2 November 14 .

  31. Brigitta Cynthia | 25/11/2009 at 09:47 | Balas

    Cerita sex istri kakak ku sexsi cantik bahenol. Kisah Seks dengan Guruku yang Cantik Entah mengapa tiga orang itu dari prihatin jadi seru ceritacerita sampai2 mbak ku minta bayaran extra May 01 2012 .

Leave a comment

Your email address will not be published.


*